Kamis, 25 November 2021

Kamis, 25 November 2021

Share biar yang lain tahu

§ Seluruh Indeks Return Obligasi Menguat. Indeks return obligasi Indonesia baik konvensional maupun sukuk kompak menguat yakni dalam kisaran +0,02% hingga +0,06%. Harga SUN seri Fixed Rate bergerak variatif dengan ratarata perubahan pada seluruh serinya turun tipis sebesar –0,03bps. Kurva yield obligasi negara, PHEI-IGSYC, berpola mixed. Rata-rata perubahan seluruh tenor (1-30tahun) turun –0,27bps. Penurunan rata-rata yield dicatatkan kelompok tenor pendek dan menengah. Volume perdagangan obligasi di pasar sekunder turun menjadi Rp12,47tn (-21,41%). Sedangkan total frekuensi juga turun menjadi 939 transaksi (-24,21%). Kinerja pasar obligasi Indonesia terpantau menguat meski masih dalam kisaran terbatas. Sentimen positif diperkirakan berasal dari rilis terbaru lembaga rating internasional, Fitch Rating, yang mengafirmasi sovereign credit rating Indonesia pada level BBB (investment grade) dengan outlook stabil. Sedangkan sentimen negatif yang membatasi pergerakan pasar diperkirakan masih berasal dari lonjakan Covid-19 di Eropa dan bayang-bayang kenaikan inflasi serta yield obligasi Amerika. Today’s Outlook Pola terbatas dengan kecenderungan menguat diprediksi masih akan mewarnai gerak pasar pada perdagangan Kamis. Euforia update terbaru dari Fitch Rating dan didukung dengan masih stabilnya pergerakan Rupiah diprediksi menjadi faktor positif untuk pasar. Sementara itu, pergerakan pasar juga dibayangi rilis inflasi inti PCE Amerika yang berada di level 4,1%yoy atau tertinggi lebih dari 30 tahun terakhir.

ECONOMIC GLOBAL

§ Dollar AS berpeluang menguat di tengah menguatnya keyakinan pasar bahwa Federal Reserve akan memperketat kebijakan moneternya lebih cepat dari rekan-rekannya. Berdasarkan hasil notula rapat pertemuan FOMC yang dirilis semalam menunjukkan bahwa sejumlah pembuat kebijakan The Fed mengatakan bahwa mereka akan terbuka untuk mempercepat penghapusan program pembelian obligasi mereka jika inflasi bergerak lebih tinggi dan akan bergerak lebih cepat untuk menaikan suku bunga. Sebelumnya, Presiden Fed San Fransisco Mary Daly juga mengatakan bahwa dia dapat melihat adanya sebuah argumen untuk mempercepat pemangkasan program pembelian obligasi The Fed. Sementara itu dari perkembangan penyebaran virus Covid-19 di Eropa tampaknya belum menunjukkan adanya perbaikan. Dari Perancis dilaporkan epidemi memburuk setelah pemerintah melaporkan adanya 30.000 kasus setiap harinya. Menteri Kesehatan Perancis Olivier Veran diperkirakan akan mengumumkan langkah-langkah baru pada hari Kamis mengenai dosis vaksin booster, langkah pencegahan yang lebih seperti pemakaian masker dan kemungkinan perubahan pada izin kesehatan. Sebelumnya pasar sudah mendapatkan kabar bahwa Austria telah menjadi negara pertama yang mengumumkan kebijakan lockdown untuk mengatasi lonjakan kasus Covid-19. Pemerintah mengatakan bahwa kebijakan tersebut akan berlangsung setidaknya 10 hari namun dapat diperpanjang hingga 20 hari. Selanjutnya pada hari ini pasar akan mencari katalis dari data ekonomi Jerman serta pernyataan Presiden ECB Christine Lagarde. Jika data ekonomi dan pidato hasilnya pesimis berpeluang menekan turun EURUSD. Begitupun untuk sebaliknya. 

Peluang Pergerakan

Emas

Terbebani oleh penguatan dolar AS seiring tingginya tingkat imbal hasil obligasi AS telah menekan turun harga emas sebesar $0.44 dan ditutup di level $1788.34 di akhir perdagangan hari Rabu. Di sesi Asia (25/11), harga emas berpotensi dibeli uji resistance $1805 bila terjadi koreksi pada dolar AS dan harga bertahan di atas level $1785. Namun turun ke abwah level tersebut berpeluang dijual uji support $1778. Potensi rentang harga di sesi Asia: $1778 - $1805.

Minyak Mentah

Meningkatnya jumlah cadangan minyak AS seperti dilaporkan EIA telah menekan turun harga minyak sebesar $0.18 dan ditutup dilevel $78.32 di akhir sesi Rabu. Di sesi Asia (25/11), minyak mentah berpotensi dibeli uji resistance $79.35 bila bertahan di atas level $77.80. Namun turun ke bawah level tersebut berpeluang dijual uji support $77.15. Potensi rentang harga di sesi Asia: $77.15 - 79.35.

EURUSD

ECB yang dovish, memburuknya data German ifo Business Climate dan menguatnya dolar AS telah menekan turun EURUSD sebesar 49 pip di level 1.1193 pada hari Rabu. Di sesi Asia (25/11), EURUSD berpotensi dibeli uji resistance 1.1255 bila bertahan di atas level 1.1185. Namun turun ke bawah level tersebut berpeluang dijual uji support 1.1150.  Potensi rentang harga di sesi Asia: 1.1150 - 1.1255.

GBPUSD

Kekhawatiran Brexit dan aksi beli dolar AS telah memicu penurunan GBPUSD, hingga ditutup melemah sebesar 51 pip di level 1.3322 pada penutupan hari Rabu.  Di sesi Asia (25/11), GBPUSD berpotensi dibeli uji resistance 1.3390 selama bertahan di atas level 1.3315. Namun turun ke bawah level tersebut berpeluang dijual uji support 1.3280. Potensi rentang harga di sesi Asia: 1.3280  - 1.3390.

Nikkei

Dipicu sikap bank sentral Selandia Baru yang memutuskan kenaikan suku bunga acuan telah menekan turun pasar saham Asia, Nikkei ditutup melemah sebesar 255 poin di level 29425 di akhir hari Rabu. Di sesi Asia (25/11), Indeks Nikkei berpotensi dibeli uji resistance 29630 selama harga bertahan di atas level 29425. Namun turun ke bawah level tersebut berpeluang dijual uji support 29315. Potensi rentang harga di sesi Asia: 29315 - 29630.

Hang Seng

Tertopang performa positif bursa Wall Street, indeks Hang Seng naik sebesar 32 poin di level 24581 pada penutupan hari Rabu. Di sesi Asia (25/11), Indeks Hang Seng berpeluang dibeli uji resistance 24715 selama harga bertahan di atas level 24525. Namun jika turun ke bawah level tersebut berpeluang dijual uji support 24430. Potensi rentang harga di sesi Asia: 24430 - 24715.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6 

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.

Tags:

Ekonomi Update