Jaga Kerahasiaan Data Pribadi

Jaga Kerahasiaan Data Pribadi

Share biar yang lain tahu

Waspada dengan modus penipuan social engineering atau manipulasi psikologis yang akan memanfaatkan kelengahan kamu agar termakan bujuk rayu si penipu, sehingga kamu percaya dan menyerahkan data-data pribadi perbankan milikmu. Dengan data-data tersebut, pelaku bisa langsung menjalankan aksinya!

Modus-modus yang terjadi

  1. Pelaku aktif mengontak korban via telepon, chat, medsos atau media lainnya. Kemudian mengiming-imingi korban, mengaku dari Bank Jateng atau pihak tertentu sehingga korban mudah percaya.
  2. Pelaku menebar link website / formulir online, dengan iming-iming hadiah atau potongan biaya transfer atau hal lain yang menggiurkan agar si korban masuk perangkap.
  3. Yang terjadi baru-baru ini, pelaku nekat menghubungi nasabah melalui WhatsApp Call dengan nomor telpon yang berkode negara asing (selain +62), misal +1 (Amerika atau Kanada) dan membujuk nasabah dengan potongan biaya transfer, atau penukaran poin hadiah yang ujung-ujungnya nasabah akan dikirimkan link yang harus diisi dengan data-data pribadi nasabah seperti : nama lengkap, nomor rekening, 4 digit akhir nomor kartu ATM, PIN, User Id Internet Banking, maupun nomor Token SMS.

Melalui ketiga modus di atas, si pelaku berhasil mendapatkan data pribadi perbankan milik si korban. Data-data inilah yang digunakan penipu untuk menjalankan aksinya dan menguras uang kita.

Yuk Kenali Tanda-tandanya

  1. Korban diiming-imingi hadiah / potongan biaya / penukaran poin hadiah menggiurkan oleh si penipu
  2. Pelaku mengaku dari pihak Bank Jateng
  3. Nomor telepon mengikuti Call Center Bank Jateng, misalnya +6214066, 02114066, dsb.
  4. Diberikan website / link, ketika dibuka seakan-akan seperti website Bank Jateng atau formulir yang berisi pertanyaan tentang data pribadi.
  5. Meminta menyebutkan / mengisi nomor rekening, nomor kartu ATM / debit, Kode PIN atau OTP dan data pribadi lainnya.

Tips-tips untuk mencegah ini terjadi

  1. Selalu Waspada dengan iming-iming hadiah / potongan biaya atau pihak yang mengaku dari Bank Jateng.
  2. Teliti dengan nomor telpon / akun chat / akun sosmed yang menghubungi. Jangan tertipu dengan nomor / akun ASPAL (asli tetapi palsu).
  3. Pastikan memasukkan PIN dan OTP hanya di website resmi Internet Banking Bank Jateng (https://ibanking.bankjateng.co.id) dan MPIN hanya di Aplikasi Bima Mobile (PlayStore atau AppStore)
  4. Gunakan e-channel resmi Bank Jateng untuk bertransaksi melalui mobile banking dan internet banking, seperti:
    1. Bima mobile yang dapat diunduh di PlayStore atau AppStore
    2. Internet Bank Jateng yang dapat diakes melalui link https://ibanking.bankjateng.co.id/

Official Channel Komunikasi Call Center Bank Jateng.

  1. Call Center Bank Jateng 14066 (tidak ada awalan 024, +62 atau apapun)
  2. Email Bank Jateng di callcenter14066@bankjateng.co.id
  3. Twitter Bank Jateng di @bank_jateng (ada centang biru)
  4. Instagram Bank Jateng di @bankjateng (ada centang biru)
  5. Facebook Bank Jateng di Bank Jateng (ada centang biru)

Pengaduan

Jika kamu mengalami penipuan seperti ini, segeralah hubungi Call Center Bank Jateng 14066 untuk proses blokir.

Tags:

waspada penipuan

awas modus