Ekonomi Update : Senin, 10 Januari 2022

Ekonomi Update : Senin, 10 Januari 2022

Share biar yang lain tahu

§ Berlanjut Tertekan, Yield Obligasi Seluruh Tenor Bearish. Seluruh indeks return obligasi Indonesia ditutup melemah. ICBI dan INDOBeXG-TR turun –0,18%. Harga SUN seri Fixed Rate berlanjut didominasi pelemahan dengan rata-rata turun –21,16bps. Adapun rata-rata harga sukuk negara turun –11,94bps. Yield obligasi negara tertekan naik pada seluruh tenor (1-30tahun). Tenor pendek mencatatkan kenaikan rata-rata perubahan paling tinggi hingga +5,39bps. Total volume transaksi obligasi di pasar sekunder naik +10,21% menjadi sebesar Rp27,18tn, sedangkan total frekuensi turun –6,26% menjadi 2.082 transaksi. Senada dengan perdagangan Kamis, kinerja pasar obligasi juga menunjukkan tekanan yang lebih besar pada sesi Jumat sore. Kondisi tersebut dipicu oleh naiknya yield US-Treasury tenor 10-tahun hingga ke level 1,73% setelah adanya peluang pengetatan kebijakan moneter The Fed yang lebih agresif. Perkembangan kasus harian Covid-19 dalam negeri yang terus meningkat akibat Omicron juga turut menjadi sentimen negatif bagi pasar. Sementara itu, kurs spot Rupiah terpantau ditutup menguat 41,0poin di level Rp14.351/US$. Today’s Outlook Pasar obligasi berpotensi berlanjut dalam tekanan pada perdagangan Senin. Tekanan kali ini tidak hanya datang dari issue pengetatan kebijakan moneter The Fed, tetapi juga perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia akibat Omicron. Per 7 Januari, kasus Omicron di Indonesia sudah tercatat sebanyak 318 kasus dimana 93% diantaranya merupakan kasus impor dari luar negeri.

ECONOMIC GLOBAL

§ Nonfarm payrolls AS periode Desember tumbuh sebesar 119ribu, meleset dari ekspektasi yakni tumbuh 422ribu. Meskipun demikian unemployment rate rilis lebih baik dari ekspektasi, turun menjadi 3.9% turun 0.3% dari periode sebelumnya. US Treasury 10yr kembali melanjutkan kenaikan yield pada perdagangan hari Jumat mencapai level 1.77% atau naik 3bps, tenor 2yr naik ke level 0.91% dan tenor 30yr naik ke level 2.14%.

Peluang Pergerakan

EMAS 

Dipicu oleh memburuknya data non farm payroll AS telah menopang kenaikan harga emas pada perdagangan hari Jumat, ditutup menguat sebesar $6.07 di level $1796.75. Emas berpeluang dibeli pagi ini (10/1), menargetkan resistance di $1802 di tengah outlook pelemahan dollar AS karena pesimisnya data non farm payroll AS. Namun, jika bergerak turun hingga menembus ke bawah level $1791, berpeluang dijual menguji support di $1789. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di $1789 - $1802.

MINYAK 

Harga minyak berakhir turun $0.78 di level $78.88 pada hari Jumat karena dipicu oleh aksi profit taking di tengah kekhawatiran terhadap penyebaran virus Covid-19. Aksi jual minyak berpeluang berlanjut pagi ini (10/1), menguji support di $78.00 karena sentimen meningkatnya aktivitas rig AS dalam laporan Baker Hughes. Namun, jika bergerak naik hingga menembus ke atas level $78.85, berpeluang dibeli menargetkan resistance di $79.00.

EURUSD 

Membaiknya data CPI Flash Estimate y/y dan Retail Sales m/m kawasan Euro serta melemahnya dollar AS telah menopang EURUSD pada hari Jumat, ditutup menguat 71 pip di level 1.1359. EURUSD berpeluang dibeli lebih lanjut pagi ini (10/1), membidik resistance di 1.1400 karena outlook pelemahan dollar AS dan pandangan yang hawkish dari anggota ECB Schnabel terkait kenaikan harga akhir-akhir ini. Namun, jika bergerak turun hingga menembus ke bawah level 1.1315, berpeluang dijual menguji support di 1.1300. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 1.1300 - 1.1400.

GBPUSD 

Melemahnya dollar AS karena pesimisnya data data Non farm AS dan positifnya data  Construction PMI Inggris telah menopang kenaikan GBPUSD di hari Jumat, ditutup naik 61 pip di level 1.3587. GBPUSD berpeluang dibeli pagi ini (10/1), membidik resistance di 1.3630 dibalik outlook melemahnya dollar AS. Namun, jika bergerak turun hingga menembus ke bawah level 1.3565, berpeluang dijual menguji suppor tdi 1.3550. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 1.3550 - 1.3630.

USDJPY 

Melemahnya data non farm payroll  telah memicu aksi jual dolar AS, USDJPY ditutup turun sebesar 24 pip di level 115.54 di hari Jumat. USDJPY berpotensi dijual pagi ini (10/1), menguji support di 115.20 karena outlook melemahnya dollar AS. Namun, jika bergerak naik hingga menembus ke atas level 115.85, berpeluang dibeli mengincar resistance di 116.00. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 115.20 - 116.00.

AUDUSD 

Dipicu pelemahan dolar AS dan kenaikan harga komoditas tembaga telah menopang AUDUSD bergerak naik sebesar 21 pip dan ditutup di level 0.7179 pada hari Jumat. AUDUSD berpeluang dibeli pagi ini (10/1), menargetkan resistance di 0.7220 karena optimisnya data Building Approvals Australia. Namun, jika bergerak turun hingga menembus ke bawah level 0.7165, berpeluang dijual menguji support di 0.7140. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 0.7140 - 0.7220.

NIKKEI 

Dipicu penguatan yen Jepang dan melemahnya Wall Street telah menekan turun indeks Nikkei sebesar 320 poin di hari Jumat di level 28390. Indeks Nikkei berpeluang dijual pagi ini (10/1), menguji support di 28200 di tengah outlook pelemahan Wall Street. Namun, jika bergerak naik hingga menembus ke atas level 28460, berpeluang dibeli membidik resistance di 28500. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 28200 - 28500.

HANGSENG

Ditopang sentimen reboundnya saham teknologi seperti Alibaba Group dan Tencent Holdings telah memicu kenaikan indeks Hang Seng di hari Jumat, berakhir naik 361 poin di level 23564. Indeks Hang Seng berpeluang dijual pagi ini (10/1), menguji support di 23400 di tengah outlook melemahnya Wall Street. Namun, jika bergerak naik hingga menembus ke atas level 23670, berpeluang dibeli mengincar resistance di 23700. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 23400 - 23700.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6 

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.

Tags:

Ekonomi Update