Tukang kredit panci ini bersyukur dapat pinjaman Mitra Jateng

Supriyanto (37) warga Desa Ngemplak, Kecamatan Kalikotes, Klaten mengaku lega dan bersyukur usai menerima tambahan modal dari Bank Jateng. Melalui program Mitra Jateng 25, pria yang sehari-hari menjajakan perabotan rumah tangga keliling ini yakin pendapatannya bakal meningkat.

“Alhamdulillah dapat tambahan modal dari Bank Jateng. Saya ambil kredit Rp 8 juta jangka waktu tiga tahun. Prosesnya cepat. Begitu disurvei, selang dua hari langsung menerima panggilan untuk mendapatkan pinjaman,” kata Supriyanto usai menerima Mitra Jateng 25 dalam acara Ngopi Bareng Ganjar di Pendopo Desa Solodiran, Kecamatan Manisrenggo, Klaten, Rabu (1/3) malam.

Mengendarai sepeda motor, Supriyanto tiap harinya berkeliling menawarkan berbagai perabotan rumah tangga seperti panci, wajan, kompor, dan sebagainya. Pekerjaan ini sudah dilakoninya hampir empat tahun terakhir dengan menyusuri desa-desa di empat kecamatan.

“Bisa beli kredit maupun tunai. Paling murah panci dengan harga Rp 30 ribu. Berangkat dari rumah jam 10.00 WIB, pulang jam 17.00. Tiap hari rata-rata mengantongi Rp 200 ribu. Harapannya dengan tambahan modal ini tentu omzet dagangan saya bisa meningkat hingga Rp 350 ribu per hari,” ujar Supriyanto.

Harapan senada juga disampaikan Singgih Marwanto (27) warga Desa Canan, Kecamatan Wedi, Klaten. Ia mengaku menerima tambahan modal Mitra Jateng 25 sebesar Rp 25 juta untuk meningkatkan usaha toko kelontong yang telah dikelolanya selama 10 tahun.

“Utuh, tanpa potongan. Tiga hari langsung cair. Harapannya nanti kalau angsuran saya tepat waktu, tidak macet, kalau mau pinjam lagi bisa dinaikkan pinjamannya. Karena program Mitra Jateng 25 ini bunganya rendah sekitar tujuh persen. Sehingga usaha toko kelontong saya bisa berkembang,” ucap Sigit.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, sejak diluncurkan pertama kali pada 2016 sampai sekarang, program Mitra Jateng 25 tersebut sudah menyalurkan kredit pinjaman lebih dari Rp 10 miliar. Pasalnya, program Bank Jateng dengan plafon maksimal Rp 25 juta per debitur itu menawarkan suku bunga kredit tujuh persen per tahun efektif atau setara 3,72 persen flat per tahun. Adapun jangka waktu kredit maksimal tiga tahun dan mendapatkan fasilitas tanpa agunan, tanpa biaya apapun.

“Ini sudah melebihi target. Dan berkat program pendampingan ini sampai sekarang belum ada yang macet kreditnya. Semua mulus. Plafon Rp 25 juta. Ini semua untuk mempermudah akses permodalan,” ucap Ganjar dalam acara ngopi bareng di desa yang terkenal sebagai salah satu penghasil tembakau di Klaten.

(PU)

https://jateng.merdeka.com/perbankan/tukang-kredit-panci-ini-bersyukur-dapat-pinjaman-mitra-jateng-170302j.html