Program CSR Bank Jateng raih juara satu pada ajang Indonesia CSR Award

Pada penghargaan tersebut, Bank Jateng dinobatkan sebagai BPD yang dinilai memiliki program CSR terbaik dengan peringkat satu.

Jawa Tengah – Upaya mendorong pembangungan Jawa Tengah melalui penyaluran dana sosial oleh Bank Jateng diganjar penghargaan. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) kali ini memperoleh platinum award pada ajang Indonesia Corporate Sosial Responsibility Award (ICSRA) 2017.

Pada penghargaan tersebut, Bank Jateng dinobatkan sebagai BPD yang dinilai memiliki program CSR terbaik dengan peringkat satu. Sedang pada peringkat berikutnya yakni Bank DKI, Bank Bali dan Bank Kalsel.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Staf Khusus Menteri Sosial, Prof. Dr. M. Mas’ud Said, Phd kepada Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko Bank Jateng Rahadi Widayanto di Balai Kartini Jakarta kemarin.

Rahadi Widayanto mengatakan secara akumulatif, dana CSR yang sudah disalurkan Bank Jateng sebesar Rp16,61 sejak 2008 hingga tahun lalu. Pengeluaran CSR tersebut ungkapnya tergantung dengan kondisi. Namun pada situasi bencana alam, CSR untuk bencana alam akan menjadi prioritas.

“Yang jadi prioritas tentunya bencana-bencana alam. Kami juga memberikan dana untuk program CSR dalam program rumah tidak layak huni, bantuan ambulans, bantuan mobil pemadam kebakaran, dan pembangunan embung,” ujarnya.

Seperti yang dilakukan belum lama ini, yakni penyaluran CSR untuk memperbaiki ratusan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Wonogiri. CSR yang disalurkan sebesar Rp1,5 miliar. Sebelumnya juga disalurkan CSR serupa sebesar Rp226 untuk Pemkab Grobogan.

Selain itu, tambahnya, Bank Jateng juga berperan aktif terlibat dalam program pengentasan kemiskinan melalui Kartu Jateng Sejahtera (KJS) bersama Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah.

Meski dana tersebut tidak dicadangkan, ia mengatakan Direktur Utama Bank Jateng memiliki wewenang untuk mencairkan dengan maksimal anggaran Rp3 miliar. Namun jika memang dibutuhkan lebih, wewenang ada di tangan gubernur sebagai pemegang saham pengendali. “Dahulu memang kami cadangkan beberapa persen dari laba bersih, tapi sekarang tidak dibatasi lagi,” jelasnya.

Penyaluran tersebut saat ini ungkapnya tergantung pada Gubernur Jawa Tengah sebagai pemegang saham pengendali.

Adapun, ajang ICSRA yang baru pertama kali diselenggarakan itu merupakan penghargaan yang diberikan kepada perusahaan yang terbaik dalam bidang CSR di Indonesia baik milik pemerintah maupun swasta.

Penilaian untuk penghargaan dikelompokkan dalam beberapa kategori, seperti BUMN, BUMD, Bank Devisa, Bank Syariah, Multifinance, Properti & Konstruksi, Industri Telekomunikasi, Minuman dan Farmasi.

Secara total terdapat 41 perusahaan yang dinobatkan sebagai perusahaan terbaik dalam penerapan CSR. Acara ini diselenggarakan oleh Majalah Indonesia- Asia Institute- Economic Review dan Ideku Group.