Perjanjian Kerja Sama dengan Bank Jateng, Jaminan untuk Pembayaran Gaji Tepat Waktu

Direktur Utama Bank Jateng (dahulu Bank Pembangunan Daerah/BPD Jawa Tengah) Supriyatno menandatangani perjanjian kerja sama dengan Direktur Jenderal Perbendaharaan Marwanto Harjowiryono terkait penunjukan Bank Jateng sebagai bank penyalur gaji untuk PNS/prajurit TNI/anggota POLRI di ruang Treasury Primera Services, Gedung Prijadi Praptosuhardjo I, Selasa (25/4).

Perjanjian tersebut menindaklanjuti Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor KEP-164/PB/2017 tanggal 21 Maret 2017 tentang Penunjukan PT BPD Jawa Tengah sebagai Bank Penyalur Gaji Melalui Rekening PNS/Prajurit TNI/Anggota Kepolisian Negara RI Secara Terpusat.

Marwanto menyebutkan bahwa Kementerian Keuangan tengah membangun sebuah sistem yang mengoneksikan antara treasury negara dengan bank baik konvensional maupun syariah yang bekerja sama dengan pemerintah menyalurkan gaji. “Penyaluran gaji dengan sistem seperti ini dapat memastikan proses uang keluar dan masuk tidak melalui tangan orang melainkan semuanya melalui sistem teknologi informasi secara elektronik dan rapi, sehingga meningkatkan pelayanan dengan tetap menjaga akuntabilitas serta lebih efisien,” jelas Marwanto.

Supriyatno memandang perjanjian ini sebagai sebuah kepercayaan dari pemerintah pusat kepada bank Jateng yang telah dinilai layak untuk memberikan jasa layanan khususnya sebagai bank penyalur gaji. “Ini tidak begitu saja diraih, sudah melalui proses penilaian kelayakan termasuk dari segi teknologi pendukung. Tentu ini menjadi kebanggaan bagi kami karena belum semua bank daerah mendapatkan privilege atau kepercayaan ini. Ke depannya kami harus menunjukkan bahwa kami dapat menjalankan tugas sebagaimana apa yang diharapkan. Saat ini pembangunan di daerah memang sangat gencar, dan fungsi bank daerah akan semakin menonjol lewat pelayanan yang baik,” ungkapnya. Direktur Operasional dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng Hanawijaya menambahkan bahwa dengan terjalinnya kerja sama berarti Bank Jateng dianggap mampu melayani dengan prinsip host to host dalam pembayaran gaji.

Penyaluran gaji PNS maupun prajurit TNI dan anggota POLRI dari APBN saat ini memang telah menggunakan sistem host to host. Sebagaimana dijelaskan oleh Direktur Pengelolaan Kas Negara Rudy Widodo dalam kesempatan yang sama, sekarang dengan prinsip host to host maka pusat cukup memindahbukukan dana ke satu cabang saja yang telah ditunjuk oleh Bank Jateng. “Cabang tersebut yang secara sistem akan memindahbukukan ke rekening penerima gaji dengan sangat cepat,” tambah Rudy. Pada intinya sistem seperti ini akan menjamin gaji diterima tepat waktu atau tidak akan terlambat. [LRN]