Nilai tukar rupiah masih mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS)

  • Nilai tukar rupiah masih mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Penguatan rupiah yang terjadi sore kemarin tidak bertahan lama. Pagi ini rupiah berada di level Rp14.168 per USD. Melansir Bloomberg Dollar Index, Jumat (25/5/2018) pukul 09.49 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 35 poin atau 0,25% ke level Rp14.168 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.155-Rp14.175 per USD. Sementara Yahoofinance mencatat, Rupiah turun 15 poin atau 0,11% keRp14.145 per USD. Dalam pantauan Yahoofinance, Rupiah berada dalam rentang Rp14.128 per USD hingga Rp14.145 per USD. Kurs dolar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena para investor terus mempertimbangkan risalah pertemuan terbaru Federal Reserve. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,25% menjadi 93,772 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1727 dari USD1,1700 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,3385 dari USD1,3351 di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7577 dari USD0,7563. Dolar AS dibeli 109,30 yen Jepang, lebih rendah dari 110,08 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9915 franc Swiss dari 0,9962 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2889 dolar Kanada dari 1,2836 dolar Kanada.
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mempertahankan posisinya di zona hijau. Pada pembukaan perdagangan pagi ini, IHSG naik tipis 6,9 poin atau 0,1% ke 5.953,44. Membuka perdagangan, Jumat (25/5/2018), ada 149 saham menguat, 49 saham melemah, dan 96 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp383,55 miliar dari 432,73 juta lembar saham diperdagangkan. Indeks LQ45 naik 0,23 poin atau 0,0% menjadi 954,10, Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,36 poin atau 0,1% ke 687,22, indeks IDX30 turun 0,18 poin atau 0,0% ke 517,66 dan indeks MNC36 naik 0,07 poin atau 0,0% ke 334,48. Mayoritas sektor penggerak IHSG bergerak menguat dengan sektor pertambangan memimpin kenaikan sebesar 0,7%. Sementara sektor keuangan dan infrastruktur masing-masing turun 0,2 % dan 0,4%. Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP) naik Rp76 atau 17,12% ke Rp520, saham PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) naik Rp120 atau 10% ke Rp1.320, dan saham PT Inti Agri Resource Tbk (IIKP) naik Rp8 atau 4,37% ke Rp191. Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) turun Rp8 atau 6,67% ke Rp112, saham PT First Indo American Leasing Tbk (FINN) turun Rp2 atau 1,77% ke Rp111, dan saham PT Bank BRIsyariah Tbk (BRIS) turun Rp10 atau 1,64% ke Rp600.
  • Indonesia Composite Bond Index (ICBI) berbalik menguat sebesar +0,14% di level 234,8386. Demikian pula dengan INDOBeXG-Total Return (return obligasi pemerintah) yang naik sebesar +0,18% ke level 230,9714. Namun, kinerja INDOBeXC-Total Return (return obligasi korporasi) masih tertahan melemah sebesar +0,05% di level 252,3233. Kurva yield IBPA-IGSYC (IBPA-Indonesia Government Securities Yield Curve) bergerak Rata-rata yield seluruh tenor 1-30tahun turun –0,71bps. Penurunan yield dicatatkan kelompok tenor panjang (>7tahun) dengan rata-rata sebesar –2,43bps. Sedangkan rata-rata yield tenor pendek (<5tahun) dan panjang (>7tahun) naik masing-masing sebesar +5,59bps dan +4,11bps. INDOBeXG-Effective Yield pada perdagangan kemarin ditutup di level 7,5944 atau turun –0,0112poin. Mayoritas harga seri SUN acuan menguat. Hanya harga seri FR0063 yang turun sebesar –2,17bps. Sedangkan ketiga seri lainnya mencatatkan kenaikan harga masing-masing sebesar: FR0064 +25,66bps; FR0065 +69,92bps; dan FR0075 +63,22bps. Mayoritas harga seri FR dan ORI lainnya juga menguat dengan rata-rata sebesar +8,979bps. Dengan demikian INDOBeXG-Clean Price kemarin ditutup naik sebesar +0,16% di level 111,5332. Aktivitas pasar sekunder obligasi kemarin turun. Total frekuensi turun sebesar –22,47% menjadi 835 kali. Begitu pula dengan total volume yang turun –32,35% menjadi Rp9,71tn. Penurunan aktivitas kemarin disebabkan oleh SUN seluruh tenor dengan frekuensi tenor panjang turun 150 transaksi dan volumenya turun Rp2,99tn. Seri FR0075 menjadi SBN teraktif dengan 196 transaksi. Sementara volume terbesar diraih FR0064 senilai Rp2,84tn. Untuk obligasi korporasi, seri obligasi ISAT02DCN3 menjadi seri teraktif pada perdagangan kemarin yakni 11 transaksi (volume Rp6miliar). Pada perdagangan Kamis, pasar obligasi domestik akhirnya sanggup menguat secara terbatas setelah sejak awal pekan terus mencatatkan kinerja negatif. Penguatan harga-harga seri obligasi negara khususnya seri benchmark diperkirakan sanggup mendorong penurunan imbal hasil khususnya pada seri bertenor panjang. Turunnya persepsi risiko investor global terhadap pasar domestik yang tercermin dari penurunan CDS Indonesia tenor 5-tahun sebesar –1,67bps dalam sehari perdagangan diperkirakan kembali mendorong penguatan pasar SBN. Penurunan tersebut diperkirakan lebih disebabkan oleh respon positif terhadap notulensi rapat FOMC yang cenderung dovish dimana para pejabat bank sentral AS menilai masih belum banyak bukti bahwa pasar tenaga kerja sepenuhnya pulih dan belum ada potensi overheating dalam perekonomian AS. Dari domestik, Rupiah yang menguat 76 poin ke level Rp14.133/US$ juga menambah faktor penguatan pasar obligasi domestik. Pada perdagangan akhir pekan ini, pasar SBN berpotensi menguat terbatas. Sedang melandainya yield US Treasury tenor 10-thn dan mulai terapresiasinya Rupiah ke level dibawah Rp14.150/US$ dari sebelumnya diatas Rp14.200/US$, serta meningkatnya optimisme pasar terhadap kinerja Gubernur BI yang baru diprediksi dapat menopang penguatan pasar hari ini. Namun demikian pasar juga masih dibayangi sentimen global terkait bagaimana testimoni Gubernur The Fed pada Jumat malam waktu Indonesia.

EKONOMI GLOBAL

  • Harga emas kembali ke atas level $1300 per troy ons pada hari Kamis setelah Presiden AS, Donald Trump, membatalkan pertemuan dengan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. Tidak hanya emas, dollar juga mengalami tekanan pasca keputusan tersebut. Data GDP Inggris dan Core Durable Goods Orders AS akan menjadi penggerak pasar hari ini, selain juga pernyataan-pernyataan dari Gubernur Bank of England dan Chairman The Fed yang akan mengikuti diskusi panel mulai pukul 20:20 WIB di Stockholm.

Potensi Pergerakan

Emas

Selama bertahan di atas support di kisaran 1300 – 1297 harga emas berpeluang kembali menguat dengan target ke area 1310.

Minyak Mentah

Rusia yang berencana menaikkan tingkat produksi secara bertahan membuka peluang berlanjutnya penuruan harga minyak mentah ke area 69.20, dengan resisten terdekat di kisaran 71.20.

EURUSD

EURUSD berpeluang melanjutkan penguatan ke area 1.1760 selama tidak menembus ke bawah level terendah Rabu di kisaran 1.1675.

GBPUSD

Jika data GDP Inggris perhitungan kedua dirilis lebih tinggi dari 0,1% pada pukul 15:30 WIB, GBPUSD berpeluang kembali menguat dengan target ke area 1.3450. Support terdekat berada di kisaran 1.3330.

USDJPY

USDJPY naik 50 pip di awal perdagangan hari ini setelah turun tajam dua hari beruntun. Kenaikan USDJPY berpotensi berlanjut ke 110.15 jika data Core Durable Goods Orders AS pukul 19:30 WIB dirilis lebih tinggi dari 0,5%. Support terdekat berada di kisaran 109.10

AUDUSD

Harga bijih besi yang naik lebih dari 3% pada hari Kamis menjadi sentimen positif bagi AUDUSD, dan membuka peluang kenaikan ke area 0.7620, dengan support di kisaran 0.7535.

  • Berikut Indikator Ekonomi Indonesia yang kami update pada Jumat 25/05/2018 pukul 10.15WIB:

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.