Didik Siswa Madrasah dengan Perencanaan Keuangan

Grobogan – Sebagai upaya untuk mengajarkan siswa agar bisa membiasakan perencanaan keuangan serta sebagai bentuk pengenalan secara langsung sistem perbankan, Bank Jateng Cabang Purwodadi membuka Bank Mini di Madrasah Tsanawaiyah Miftahul Huda Kuripan Purwodadi. Selain itu Bank Jateng juga membagikan Simpanan Pelajar (Simpel).

Disampaikan Pimpinan Bank Jateng Cabang Purwodadi Siti Ulfa, fungsi bank miniini sebagai partisipasi program pemerintah akan budaya menabung di sekolah atau madrasah selain juga mengenalkan seluk beluk dunia perbankan kepada pelajar.

Kini telah ada sepuluh sekolah yang memiliki bank mini di Kabupaten Grobogan. Keberadaan Bank Mini ini untuk mengenalkan dunia perbankan kepada kalangan pelajar. Para pelajar diajak mengenal transaksi perbankan dengan melakukan simulasi transaksi perbankan mulai aktivitas menyetor dan menarik uang, terang Ulfa.

Pengelolaan bank mini tersebut sepenuhnya diserahkan kepada siswa. Pelajar juga diajak seolah-olah menjadi petugas perbankan. Bank Jateng telah membekali siswa dengan skill dasar perbankan. “Untuk praktek langsung di dalam perbankan, kami bekali mereka dengan skill dasar perbankan, seperti pembukuan, pengelolaan dana, membedakan uang palsu, serta pengalaman menjadi customer service maupun teller di bank, ungkap Ulfa.

Kepala MTs Miftahul Huda Muhammad Sujud mengatakan Keberadaan Bank Mini ini untuk mengenalkan siswa madrasahnya pada dunia perbankan. Mereka diajak mengenal transaksi perbankan, dan mereka diajak melakukan simulasi transaksi perbankan mulai aktivitas menyetor dan menarik uang, ucap Sujud.

Dengan bank mini menurut Sujud, siswa dapat mengetahui seperti apa sistem keuangan perbankan dijalankan. Dengan praktik seperti ini ilmu tidak hanya diperoleh dengan membaca dan menerima penjelasan guru sebagai pendidik, tapi juga mempraktikkannya langsung. Ini sebagai bekal pengelolaan keuangan mereka kelak, tambahnya.

Sujud sebagai kepala madrasah telah mengatur siswa menjadi petugas piket Bank Mini Jateng di madrasahnya. Dia mengatur dalam satu hari ada tiga petugas piket yang berjaga secara bergiliran. Ada yang bertugas sebagai teller, customer service dan supervisor. Setiap tim didampingi satu guru.

Disampaikan Sujud kegiatan Bank Mini tersebut tidak mengganggu jam pelajaran madrasah karena bank hanya beroperasi pada saat istirahat madrasah.

Bank Mini untuk MTs Miftahul Huda Kuripan Purwodadi dilauncing pada Jumat (17/02) oleh Pimpinan Bank Jateng Cabang Purwodadi Siti Ulfa.(bd/pr)