Ekonomi Update 12 Juli 2017

    • Bank Indonesia membuka transaksi swap lindung nilai kepada Bank Indonesia dalam mata uang non-dolar AS, mulai 12 Juli 2017.
    • Survei Konsumen Bank Indonesia mengindikasikan bahwa tingkat keyakinan konsumen pada Juni 2017 tetap dalam level optimis, meskipun melemah dibandingkan bulan sebelumnya.
    • Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta pada Rabu pagi bergerak naik 33 poin menjadi Rp13.357 per dolar AS.
    • Indeks harga saham gabungan di  Bursa Efek Indonesia (IHSG BEI) naik 3,23 poin atau 0,06 persen menjadi 5.776,56 poin pada pembukaan perdagangan Rabu pagi, sementara sebagian investor mulai melakukan aksi beli.
    • Kurva yield IBPA-IGSYC (IBPA-Indonesia Government Securities Yield Curve) siang ini mulai bullish.Rata-rata yield untuk seluruh tenor 1-30tahun turun sebesar —0,80bps.
    • Presiden Federal Reserves San Francisco John Williams mengatakan dirinya ingin kebijakan normalisasi neraca the Fed dilaksanakan satu dua bulan lagi, sambil menambahkan kenaikan bunga sekali lagi di tahun ini merupakan hal yang masuk akal.
    • Harga minyak pada perdagangan sesi Asia, Rabu (12/7), melanjutkan kenaikan Selasa kemarin setelah Energy Information Administration (EIA) atau Badan Informasi Energi Amerika Serikat memangkas prospek produksi untuk tahun depan.
    • Pasar saham Asia mayoritas dibuka menguat pagi ini (12/7).
    • Presiden Donald Trump telah berjanji "melakukan hal besar" pada undang-undang reformasi 2010 yang dikenal sebagai Dodd-Frank.

    EKONOMI DOMESTIK

     

    • Bank Indonesia membuka transaksi swap lindung nilai kepada Bank Indonesia dalam mata uang non-dolar AS, mulai 12 Juli 2017. Penambahan jenis valuta asing yang digunakan dalam transaksi swap lindung nilai kepada Bank Indonesia dilakukan antara lain untuk mendorong semakin beragamnya sumber pembiayaan untuk kegiatan ekonomi nasional. Penggunaan jenis valuta asing non-dolar AS dalam transaksi swap lindung nilai kepada Bank Indonesia akan dilakukan secara bertahap dimulai dengan valuta Yen Jepang (JPY) dan diikuti dengan valuta lainnya, antara lain Euro Uni Eropa (EUR) dan Renmimbi Tiongkok (CNH). Window time Transaksi Swap Lindung Nilai kepada Bank Indonesia dalam mata uang non USD dibuka satu kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Rabu pukul 14.00- 16.00 WIB. Bank dapat mengajukan transaksi swap lindung nilai kepada Bank Indonesia dalam mata uang non USD dalam window time tersebut dengan menyampaikan dasar kebutuhan atau underlying transaksi. Pengaturan mengenai underlying transaksi tersebut dapat ditemukan dalam Peraturan Bank Indonesia No.18/8/2016 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 15/17/PBI/2013 tentang Transaksi Swap Lindung Nilai kepada Bank Indonesia. Langkah kebijakan Bank Indonesia tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan investasi dan perdagangan internasional yang terdiversifikasi dalam berbagai mata uang. Di samping itu, transaksi tersebut diharapkan dapat membantu pengelolaan likuiditas dan pemeliharaan stabilitas nilai tukar Rupiah.
    • Survei Konsumen Bank Indonesia mengindikasikan bahwa tingkat keyakinan konsumen pada Juni 2017 tetap dalam level optimis, meskipun melemah dibandingkan bulan sebelumnya. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Juni 2017 yang tetap tinggi sebesar 122,4 atau turun 3,5 poin dari Mei 2017. Hasil survei mengindikasikan bahwa penghasilan saat ini membaik didorong oleh penerimaan Tunjangan Hari Raya (THR) dan meningkatnya pendapatan usaha. Namun persepsi konsumen terhadap terbatasnya ketersediaan lapangan kerja, baik pada saat ini maupun dalam 6 bulan mendatang menyebabkan IKK pada bulan ini mengalami penurunan. Sementara itu, tekanan kenaikan harga pada 3 bulan mendatang diperkirakan juga menurun, terindikasi dari Indeks Ekspektasi Harga (IEH) 3 bulan yang lebih rendah 13,1 poin dibanding survei bulan sebelumnya menjadi 163,9. Namun, tekanan kenaikan harga pada 6 bulan mendatang diperkirakan sedikit meningkat sebagaimana terindikasi dari indeks yang naik 1,0 poin dari bulan sebelumnya menjadi 167,5. Sejalan dengan perbaikan penghasilan konsumen saat ini, porsi pendapatan yang digunakan untuk konsumsi juga meningkat pada bulan Juni 2017. Hasil survei juga mengindikasikan ekspektasi jumlah tabungan dalam 6 bulan mendatang tetap tumbuh stabil, meski indeks yang dihasilkan tidak setinggi periode survei bulan sebelumnya.
    • Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta pada Rabu pagi bergerak naik 33 poin menjadi Rp13.357 per dolar AS. "Rupiah melanjutkan normalisasinya setelah sempat mengalami koreksi tajam pada pekan lalu, dukungan penguatan surat utang negara (SUN) menjadi salah satu faktor yang menopang kurs domestik," kata ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta. Rangga mengatakan sentimen eksternal dari data penurunan lowongan pekerjaan Amerika Serikat yang membuat dolar AS terdepresiasi di pasar global juga turut mendukung penguatan kembali rupiah. "Data jumlah lowongan pekerjaan AS yang buruk juga menekan dolar AS. JOLTS (Job Openings and Labor Turnover Survey) Amerika Serikat Mei 2017 turun menjadi menjadi 5,7 juta," kata Rangga. Kendati demikian, Rangga mengatakan, masih adanya kekhawatiran terhadap dampak buruk pelebaran defisit di dalam negeri dapat membuat apresiasi rupiah lebih tinggi terhadap dolar AS dapat tertahan. Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2017, proyeksi pencapaian defisit anggaran diproyeksikan 2,92 persen terhadap Produk Domestik Bruto. Selain itu, Rangga melanjutkan, tingkat keyakinan konsumen pada Juni 2017 yang turun juga dapat menjadi faktor penahan laju rupiah. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Juni 2017 sebesar 122,4 atau turun 3,5 poin dari Mei 2017. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan harga minyak mentah dunia diharapkan melanjutkan penguatan sehingga bisa turut menopang penguatan kurs rupiah terhadap dolar AS. Harga minyak jenis WTI Crude menguat 1,69 persen menjadi 45,80 dolar AS per barel, dan Brent Crude naik 1,45 persen menjadi 48,21 dolar AS per barel. "Harga minyak mentah dunia yang menguat di atas level 44 dolar AS per barel menjadi sentimen positif bagi mata uang berbasis komoditas," kata Reza.
    • Indeks harga saham gabungan di  Bursa Efek Indonesia (IHSG BEI) naik 3,23 poin atau 0,06 persen menjadi 5.776,56 poin pada pembukaan perdagangan Rabu pagi, sementara sebagian investor mulai melakukan aksi beli. Kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 juga menguat, bergerak naik 0,37 poin (0,04 persen) menjadi 966,99 poin. "Aksi beli bertahap oleh investor yang mulai terjadi kembali mendorong IHSG kembali bergerak dalam area positif," kata analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada. Ia mengatakan salah satu pemicu investor melakukan aksi beli saham adalah mulai terbatasnya pergerakan imbal hasil obligasi global, yang berimbas positif pada sejumlah indeks saham global, termasuk IHSG. "Dengan asumsi aksi beli yang kembali terjadi itu maka IHSG dapat kembali masuk dalam tren penguatan. Meski demikian, tetap antisipasi sentimen yang dapat membuat arah IHSG kembali variatif," katanya. Secara teknikal, ia menjelaskan, sejumlah indikator membentuk pola positif sehingga IHSG diproyeksikan menuju ke level batas atas 5.783 sampai 5.793 hari ini. Wakil Presiden Riset dan Analisis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere menambahkan aliran dana asing ke Indonesia yang cukup tinggi juga menjadi katalis positif bagi pasar saham dalam negeri. "Dana masuk bersih sebesar Rp117 triliun hingga 6 Juli tahun ini, bandingkan sepanjang tahun 2016 yang sebesar Rp126 triliun. Masuknya dana asing ke Indonesia diperkirakan masih berpotensi berlanjut sejalan dengan predikat yang diperoleh Indonesia sebagai negara layak investasi," kata Nico. Di tingkat regional, indeks bursa Nikkei turun 52,27 poin (0,26 persen) ke 20.132,38; indeks Hang Seng menguat 213,26 poin (0,82 persen) ke 26.090,90 dan Straits Times melemah 5,42 poin (0,17 persen) ke posisi 3.213,38.
    • Kurva yield IBPA-IGSYC (IBPA-Indonesia Government Securities Yield Curve) siang ini mulai bullish. Rata-rata yield untuk seluruh tenor 1-30tahun turun sebesar —0,80bps. Penurunan yield terbesar dicatatkan oleh tenor pendek (1-4tahun) sebesar —2,41bps. Sementara yield tenor menengah (5-7tahun) dan panjang (8-30tahun) masing-masing turun sebesar —1,29bps dan —0,46bps. INDOBeXG-Effective Yield siang ini mengalami penurunan —0,0517poin ke level 7,2787. Harga SUN benchmark masuk zona hijau dengan rata-rata harga keempat seri benchmark naik +69,63bps. Seri FR0074 menguat paling tinggi yakni sebesar +92,90bps. Harga-harga keseluruhan seri-seri SBN (FR dan ORI) turut didominasi penguatan dengan rata-rata +14,46bps. Untuk INDOBeXG-Clean Price siang ini menguat sebesar +0,3607poin ke level 114,3805. Begitu pula dengan kinerja INDOBeXG-Total Return siang ini turut meningkat sebesar +0,7320poin ke level 221,9834. Aktivitas perdagangan yang terpantau melalui data feed IDX mulai ramai, total frekuensi meningkat tajam hingga +241,03% dari 39 kali menjadi 133 kali. Total volume perdagangan melonjak sebesar +380,79% dari Rp735miliar menjadi Rp3,54tn. Seri FR0072 diperdagangkan dengan frekuensi tertinggi yakni 36 kali dan volume sebesar Rp647miliar. Berbaliknya penguatan pasar SBN siang ini didorong sentimen pelemahan mata uang USD secara global. Rupiah terhadap USD siang ini menguat ke level Rp13.368/US$ dari Rp13.387/US$ siang kemarin (kurs tengah BI). Pelemahan USD menyusul munculnya kontroversi baru terkait keterlibatan Rusia dalam pemenangan Donald Trump pada Pemilu AS yang lalu. Hal tersebut mendorong penurunan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi AS. Namun ditengah pasar yang dibayangi dengan sentimen Trump tersebut, pelaku pasar sedang menanti testimoni Janet Yellen dihadapan kongres AS. Pelaku pasar akan mencermati terkait rencana The Fed yang akan melakukan normalisasi neraca aset keuangannya. Di sesi I hari ini pasar saham turut menguat dengan kenaikan IHSG sebesar +22,74poin ke level 5.796,07. Seri-seri sukuk negara siang ini didominasi penguatan dengan rata-rata sebesar +4,41bps. Harga seri IFR menguat paling besar yakni +5,25bps. Diikuti kemudian oleh kelompok seri PBS dan SR yakni masing-masing sebesar +4,19bps dan +3,98bps. Sehingga Indonesia Government Sukuk Indexes-Clean Price (IGSIX-CP) siang ini meningkat sebesar +0,0566poin ke level 106,3327. Begitu pula dengan Indonesia Government Sukuk Indexes-Total Return (IGSIX-TR) siang ini menguat sebesar +0,1484poin ke level 202,9273.

     

    EKONOMI GLOBAL

    • Presiden Federal Reserves San Francisco John Williams mengatakan dirinya ingin kebijakan normalisasi neraca the Fed dilaksanakan satu dua bulan lagi, sambil menambahkan kenaikan bunga sekali lagi di tahun ini merupakan hal yang masuk akal. Selasa (11/7), Williams merujuk pada angka serapan tenaga kerja yang besar di Juni lalu dimana Non Farm Payrolls AS sebesar 222 ribu orang, lebih besar daripada estimasi 175 ribu orang. “Laporan tenaga kerja terbaru menunjukkan ekonomi AS kuat,”paparnya. Ia menambahkan jika inflasi tidak naik menandakan kebijakan moneter akan berjalan lambat namun Williams yakin inflasi yang melambat hanya bersifat sementara dan akan naik ke 2 persen di tahun-tahun mendatang. Normalisasi neraca the Fed yaitu usaha Fed untuk mengurangi kepemilikan atas obligasi AS yang selama ini telah dikumpulkan dari kebijakan quantitative easing the Fed. Program ini akan dilakukan bertahap hingga tercapai keseimbangan antara cash dan aset.
    • Harga minyak pada perdagangan sesi Asia, Rabu (12/7), melanjutkan kenaikan Selasa kemarin setelah Energy Information Administration (EIA) atau Badan Informasi Energi Amerika Serikat memangkas prospek produksi untuk tahun depan. Sebelumnya kenaikan pada perdagangan Selasa dipicu karena persediaan bahan bakar negara adidaya itu mengalami penurunan tajam. Minyak mentah patokan Amerika Serikat, yaitu West Texas Intermediate (WTI), berada di level US$45.81 per barel, naik 6 sen dari penutupan sesi Amerika, Selasa kemarin. EIA memperkirakan produksi minyak mentah 2018 hanya akan naik 570.000 barel per hari (bph) menjadi 9,9 juta bph dari 9,3 juta bph tahun ini, lebih rendah dari proyeksi bulan lalu, yakni kenaikan 680.000 bph. Meski direvisi ke bawah, produksi Amerika masih bisa memecahkan rekor 9,61 juta bph mulai Juni 2015. Sehari sebelumnya harga minyak melonjak 2,71 persen ke $45.75 per barel akibat data cadangan minyak mentah Amerika yang turun sebesar 8,1 juta barel dalam pekan yang berakhir hingga 7 Juli. American Petroleum Institute (API), dalam sebuah indikator yang menunjukkan kelebihan pasokan bahan bakar yang berlangsung cukup lama mulai berkurang sehingga tinggal 495,6 juta barel.
    • Pasar saham Asia mayoritas dibuka menguat pagi ini (12/7). Hanya pasar saham Jepang yang langsung melorot pada sesi pagi. Indeks Nikkei turun 0,34% ke level 20.126,63 pada pukul 8.30 WIB. Indeks Hang Seng justru naik hingga 0,95% ke angka 26.122,52. Indeks Kospi pun menanjak tipis 0,04% ke angka 2.396,66. Indesks Strait Times pun naik tipis 0,09% ke 3.221,55. Kenaikan tipis ini bisa berakhir ke teritori negatif jika memang ada pengaruh dari pasar Amerika Serikat (AS) yang melorot akibat rilis email Donald Trump Jr. Rodrigo Catril, currency strategis pada National Australia Bank menyebut, efek email ini akan lebih lama terjadi pada imbal hasil obligasi AS, US Treasury dan nilai tukar dollar AS daripada pasar saham. Nilai tukar dollar AS terhadap yen sedikit melemah di pardagangan awal. Beberapa hal terkait pasar keuangan yang perlu diperhatikan hari ini adalah, harga minyak yang masih menanjak, indeks harga barang korporasi Jepang yang naik 2,1% pada bulan Juni, serta potensi kenaikan suku bunga acuan Kanada.
    • Presiden Donald Trump telah berjanji "melakukan hal besar" pada undang-undang reformasi 2010 yang dikenal sebagai Dodd-Frank. Dan kini, dia menunjuk orangnya untuk hal besar tersebut. Senin (10/7/2017), Trump menunjuk Randal Quarles, mantan pejabat Departemen Keuangan pada pemerintahan George W. Bush, sebagai wakil Federal Reserve untuk bagian pengawasan. Posisi itu untuk mengisi satu dari tiga lowongan di dewan tersebut. Pencalonan oleh Presiden ini masih akan meminta konfirmasi dari Senat. Quarles adalah orang pertama yang mengisi peran tersebut, yang dibuat berdasarkan UU Reformasi Dodd-Frank 2010 untuk mengawasi bank AS terbesar di negara tersebut. Mantan Presiden Barack Obama tidak pernah mencalonkan siapa pun untuk posisi tersebut. Sebelumnya Daniel Tarullo, mantan gubernur Federal Reserve, menjabat sebagai wakil ketua de facto untuk pengawasan.  Namun, Tarullo yang mengundurkan diri pada April lalu dan posisinya sebagai ketua komite pengawasan bank digantikan Jerome Powell. Dengan mengisi jabatan tersebut, pemerintahan Trump akan memiliki kesempatan membentuk kembali lanskap peraturan keuangan pasca krisis. Ya, Presiden Trump memang telah berulang kali menegaskan tekadnya melakukan “perombakan besar-besaran” peraturan "Dodd-Frank". Quarles sendiri telah mengisyaratkan perlunya meninjau kembali UU Reformasi. "Ada beberapa cara mendefinisikan kembali Dodd-Frank dan bentuk kebijakan peraturan lainnya dengan cara yang bermanfaat bagi perekonomian," kata Quarles kepada Bloomberg Television dalam sebuah wawancara bulan November 2015. Sejumlah mantan kolega Quarles, yang sebagian besar meminta namanya tidak disebut, menggambarkan Quarles sebagai sosok "pragmatis, bukan idealis," yang akan mengambil pendekatan yang berhati-hati untuk melonggarkan peraturan di Wall Street. "Dia akan mencermati Dodd-Frank untuk melihat apa yang berhasil dan mana yang tidak," kata Rodgin H. Cohen, ketua firma hukum Sullivan & Cromwell LLP. "Kami tidak akan terikat dengan slogan, kami akan diikat untuk mendapatkan hasil yang benar." Tony Fratto, mantan pejabat pemerintahan George W. Bush yang menjadi penasehat strategi komunikasi perusahaan termasuk Citigroup Inc. dan General Electric, mengatakan, Quarles akan objektif karena tidak pernah bertindak terlibat dalam  penyusunan Dodd-Frank dan tidak bertanggung jawab untuk mengatur penyelamatan keuangan. "Dia memiliki pandangan yang sangat obyektif tentang apa yang telah dilakukan selama krisis dan apa yang dilakukan melalui Dodd-Frank dan akan menerapkannya pada peran the Fed tanpa bias sebelumnya," kata Fratto. Quarles, akan memainkan peran berbeda dengan Tarullo dalam pengawasan bank. Tarullo dinominasikan oleh Presiden Barack Obama pada Januari 2009 untuk menjadi responden utama pembenahan pascakrisis setelah krisis keuangan tahun 2008. Dari kursi barunya di The Fed, Quarles akan berada dalam posisi memberikan tinjauan menyeluruh terhadap peraturan yang ada, serta menentukan perbaikan apa yang bisa dilakukan, ketimbang semulai semua dari nol. Sebelum meninggalkan jabatannya April lalu, Tarullo membuka kemungkinan perubahan UU Reformasi. Dia mengisyaratkan apa yang disebut Volcker Rule, yang melarang bank-bank terbesar mengambil taruhan berisiko dengan uang pembayar pajak. Ini setidaknya bisa menjadi satu bidang kesepakatan bersama dengan Quarles, yang mengatakan bahwa peraturan tersebut "tidak dirancang dengan baik." Teman-teman lama Quarles mengatakan, mereka berharap  Quarles bisa bekerja sama dengan gubernur dan staf The Fed dan memanfaatkan pengalamanya di pemerintahan yang menangani keuangan domestik dan internasional. Quarles pernah menjadi menteri luar negeri untuk keuangan domestik, dan menjadi penghubung antara Treasury (Kementerian Keuangan AS)dengan industri keuangan antara tahun 2005 dan 2006. Quarles juga pernah menjadi asisten menteri keuangan AS untuk urusan internasional dari tahun 2002 sampai 2005. Dia juga seorang pejabat Departemen Keuangan di bawah Presiden George HW Bush dari tahun 1991 Sampai tahun 1993. Pengamat mengatakan, Quarles tidak akan menjadi tipe orang yang ingin masuk dan mengubah segalanya secara terbalik di The Fed. Sebaliknya, dia akan bekerja sama dengan staf untuk menghasilkan peraturan untuk dikupas kembali demi merangsang pertumbuhan ekonomi - sebuah mantra dari Gedung Putih Trump. "Dia mungkin menginginkan sejumlah reformasi dibandingkan kandidat lain, tapi dia akan lebih baik diposisikan untuk mendapatkan yang dia inginkan," ujar seorang pimpinan kelompok perdagangan yang berbasis di Washington. Quarles juga  pernah bekerja di perusahaan ekuitas Carlyle Group selama beberapa tahun. Dia juga akan menjadi gubernur kedua dari tujuh gubernur yang menjadi veteran firma ekuitas swasta tersebut. Jerome Powell adalah mitra perusahaan antara tahun 1997 dan 2005. Para pengamat mencatat bahwa pengalaman ekuitas pribadinya akan membawa pandangan baru terkait risiko sistemik dengan melihat melampaui bank terbesar.

     

     

     

    Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

    Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.