Ekonomi Update 10 Juli 2017

     

    • Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mengindikasikan kegiatan usaha pada triwulan II-2017 tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.
    • Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo memerkirakan defisit transaksi berjalan di triwulan II 2017 (April-Juni) akan sebesar dua persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
    • Bank Indonesia (BI) mencatat modal asing terus bergerak masuk ke pasar finansial dalam negeri yang jumlahnya mencapai Rp117 triliun hingga 6 Juli 2017, namun terdapat tekanan dana keluar pada awal bulan ini karena normalisasi kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed).
    • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa dibuka naik sebesar 8,19 poin seiring dengan investor yang optimistis terhadap ekonomi nasional.
    • Indonesia Composite Bond Index (ICBI) pada perdagangan Senin masih tertahan melemah sebesar –0,3160poin (-0,14%) ke level 224,6127.
    • Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa pagi, bergerak menjadi Rp13.363 dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.398 per dolar Amerika Serikat (AS).
    • Dolar berpotensi lanjutkan penguatannya pada hari ini di tengah besarnya ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga AS selanjutnya usai perilisan data tenaga kerja AS yang optimis di akhir pekan, hanya untuk penguatannya terbatas mengingat pasar akan bersikap wait and see menjelang testimoni Yellen esok hari.
    • Bursa saham Wall Street berakhir bervariasi, Senin (Selasa pagi WIB), ketika para investor bersiap untuk musim laporan laba terbaru perusahaan-perusahaan yang tercatat di pasar modal Amerika Serikat.
    • Terimbas pasar saham global yang positif, bursa Asia pagi ini dibuka menguat.
    • Rencana Inggris keluar dari Uni Eropa bisa gagal jika melihat terpecahnya pandangan partai-partai politik besar pada isu ini, ujar Vince Cable, legislator veteran yang memimpin partai terbesar keempat di Inggris, Demokrat Liberal.
    • Saudi Aramco akan menginvestasikan lebih dari US$ 300 miliar dalam kurun waktu satu dekade ke depan untuk mempertahankan kapasitas produksi cadangan minyak Aramco dan untuk eksplorasi gas alam anyar.
    • Bursa saham Eropa ditutup menguat pada perdagangan Senin, (10/7/2017), didorong oleh sektor finansial dan sumber daya dasar.

    EKONOMI DOMESTIK

    • Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mengindikasikan kegiatan usaha pada triwulan II-2017 tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Hal ini tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) pada triwulan II-2017 yang sebesar 17,36%, lebih tinggi dibandingkan dengan 4,80% pada triwulan I-2017. Peningkatan kegiatan usaha terjadi pada sebagian besar sektor dengan peningkatan tertinggi pada sektor perdagangan, hotel & restoran (SBT 4,32%) dan sektor industri pengolahan (SBT 3,81%). Peningkatan tersebut disebabkan, antara lain, oleh faktor musiman yang mendorong naiknya permintaan khususnya di pasar domestik. Selain itu, peningkatan kinerja sektor industri pengolahan ini sejalan dengan nilai PMI-SKDU triwulan II-2017 yang berada pada level ekspansi, disebabkan terutama oleh ekspansi pada indeks volume produksi dan jumlah tenaga kerja. Sejalan dengan peningkatan kegiatan usaha, kapasitas produksi terpakai dan penggunaan tenaga kerja pada triwulan II-2017 meningkat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Dari sisi keuangan, kondisi likuiditas dan rentabilitas dunia usaha pada triwulan II-2017 juga tetap baik, dengan akses terhadap kredit perbankan yang relatif mudah. Memasuki triwulan III-2017, kegiatan usaha diperkirakan tumbuh terbatas tercermin dari SBT yang menurun menjadi sebesar 14,93%. Hal tersebut sejalan dengan berakhirnya faktor musiman Ramadhan dan libur Idul Fitri yang berdampak terhadap kegiatan usaha pada sebagian besar sektor lapangan usaha, terutama sektor pengangkutan & komunikasi dan sektor perdagangan, hotel & restoran sejalan.
    • Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo memerkirakan defisit transaksi berjalan di triwulan II 2017 (April-Juni) akan sebesar dua persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Jumlah itu meningkat sekitar 100 basis poin dari triwulan I 2017 (Januari-Maret) yang sebesar satu persen dari PDB atau sebesar 2,4 miliar dolar AS. "Defisit di triwulan I 0,99 persen PDB, di triwulan dua kira-kira dua persen, namun sepanjang tahun akan di bawah 1,9 persen," ujar Agus di Dewan Perwakilan Rakyat, Jakarta, Senin malam. Dibandingkan tahun ke tahun, jika perkiraan BI presisi maka defisit transaksi berjalan akan lebih baik, mengingat pada triwulan II 2016 tahun lalu, defisit melebar menjadi 4,8 miliar dolar AS atau 2,2 persen dari PDB. Agus belum mengungkapkan penyebab melebarnya defisit transaksi berjalan pada paruh kedua tahun ini dibanding triwulan I 2017. Namun dia meyakini, pada triwulan III dan IV 2017, defisit transaksi berjalan akan mereda sehingga pada akhir tahun defisit akan mengendur menjadi 1,8-1,9 persen PDB atau masih di ksiaran 2016 yang sebesar 1,8 persen PDB atau 16,3 miliar dolar AS. "Akhir tahun akan menurun di kisaran 1,8-1,9 persen PDB," ujar dia. Di hadapan anggota Komisi XI DPR, Agus mengatakan pada triwulan I 2017, defisit transaksi berjalan banyak disebabkan oleh mengalirnya pendapatan primer ke luar negeri karena pembayaran bunga surat utang pemerintah dan juga pembayaran dividen. Di triwulan I 2017, defisit neraca pendapatan primer sebesar 7,5 miliar dolar AS.
    • Bank Indonesia (BI) mencatat modal asing terus bergerak masuk ke pasar finansial dalam negeri yang jumlahnya mencapai Rp117 triliun hingga 6 Juli 2017, namun terdapat tekanan dana keluar pada awal bulan ini karena normalisasi kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed). "Secara umum net inflow kita sudah sebesar Rp117 triliun. Bandingkan dengan 2016 yang sepanjang tahun sebesar Rp126 triliun," ujar Gubernur BI Agus Martowardojo di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Jakarta, Senin. Ia mengatakan modal asing keluar pada awal Juli tercatat Rp11 triliun yang berasal dari dilepasnya kepemilikan Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp9 triliun dan dana dari pasar modal sebesar Rp2 triliun. Untuk dana keluar, Agus mengatakan, karena investor global semakin meyakini suku bunga acuan The Fed akan naik satu kali lagi di sisa tahun, dan melengkapi dua kali kenaikan yang sudah terjadi. Selain itu, ia menilai pasar juga terus bersiap dengan rencana penurunan neraca The Fed, yang akan menambah tekanan ke pasar uang global, selain indeks manufaktur di AS (PMI) membaik. "Di samping itu, indeks PMI, AS juga membaik. Jadi dana asing keluar bukan karena sikap pemerintah yang menaikkan defisit anggaran," ujar Mantan Menteri Keuangan RI itu. Meskipun dana asing masuk (inflow) masih deras, ia mengemukakan bahwa memang terdapat tekanan terhadap stabilitas kurs rupiah di awal Juli 2017. Tekanan kurs tersebut, dinilainya, karena indeks investasi di AS meningkat dan akhirnya membuat mata uang Paman Sam semakin perkasa, sehingga menekan beberapa mata uang lainnya. "Mata uang negara-negara lain juga semuanya melemah. Bukan cuma Indonesia yang melemah," ujarnya. Nilai tukar (kurs) referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (JISDOR) menunjukkan rupiah melemah sejak 3 Juli 2017 atau pembukaan pasar pasca-libur Lebaran. Pada 3 Juli 2017 kurs rupiah ditutup Rp13.325 per dolar AS. Adapun pada 10 Juli 2017 kurs rupiah melemah hingga menembus Rp13.408 per dolar AS.
    • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa dibuka naik sebesar 8,19 poin seiring dengan investor yang optimistis terhadap ekonomi nasional. IHSG BEI dibuka naik 8,19 poin atau 0,14 persen menjadi 5.779,70 poin. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak menguat 1,05 poin (0,11 persen) menjadi 968,34 poin. Analis Indosurya Mandiri Sekuritas, William Surya Wijaya di Jakarta, Selasa mengatakan bahwa investor yang mulai optimistis terhadap tren positif ekonomi nasional menyusul survei kegiatan usaha yang tumbuh menopang pergerakan IHSG. "Data perekonomian menjadi faktor utama yang menopang IHSG untuk kembali ke area positif," kata William Surya Wijaya. Bank Indonesia mencatat, hasil survei kegiatan dunia usaha (SKDU) mengindikasikan kegiatan usaha pada triwulan II-2017 tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Hal itu tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) pada triwulan II-2017 yang sebesar 17,36 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan 4,80 persen pada triwulan I-2017. Ia menambahkan bahwa pergerakan positif IHSG juga didukung oleh data sebelumnya yang telah dirilis, yakni posisi cadangan devisa Indonesia akhir Juni 2017 yang tercatat 123,09 miliar dolar AS. "Cadangan devisa masih terjaga sehingga masih dapat mendukung stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan nasional," katanya. Sementara itu, Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere mengatakan bahwa pelaku pasar diharapkan tetap waspada di tengah koreksi atas pasar saham Asia. "Ketidakpastian politik di Timur Tengah dan AS, serta koreksi atas pasar saham Asia dapat menahan laju IHSG," kata Nico Omer. Bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei naik 30,09 poin (0,09 persen) ke 20.098,93, indeks Hang Seng menguat 183,14 poin (0,72 persen) ke 25.683,20, dan Straits Times melemah 7,53 poin (0,22 persen) ke posisi 3.238,52.
    • Indonesia Composite Bond Index (ICBI) pada perdagangan Senin masih tertahan melemah sebesar –0,3160poin (-0,14%) ke level 224,6127. Pelemahan ICBI didorong oleh kinerja return obligasi pemerintah (INDOBeXG-Total Return) yang turun sebesar –0,3401poin (-0,15%) ke level 221,6582. Indeks total return obligasi korporasi (INDOBeXC-Total Return) pada perdagangan Senin turut ditutup melemah sebesar –0,1084poin (-0,05%) ke level 236,7436. Kurva IBPA-IGSYC (IBPA-Indonesia Government Securities Yield Curve) berpola bearish sejak sesi siangnya. Rata-rata yield untuk seluruh tenor (1-30tahun) naik +1,44bps. Kenaikan yield tertinggi dialami oleh kelompok tenor menengah (5-7tahun) sebesar +2,03bps. Kenaikan yield diikuti kemudian oleh tenor panjang (8-30tahun) dan pendek (1-4tahun) masing-masing sebesar +1,47bps dan +0,88bps. Dengan demikian INDOBeXG-Effective Yield kemarin meningkat sebesar +0,0316poin ke level 7,3135. Harga SUN benchmark didominasi penguatan dengan rata-rata sebesar +22,77bps. Pelemahan hanya dicatatkan oleh FR0061 yakni sebesar –28,28bps. Sedangkan penguatan harga tertinggi dicatatkan oleh seri FR0074 yakni sebesar +65,00bps. Namun harga seluruh seri SBN (FR dan ORI) masih didominasi koreksi dengan rata-rata sebesar –12,92bps sehingga kondisi tersebut mendorong pelemahan pada INDOBeXG-Clean Price sebesar –0,2533poin ke level 114,2587. Aktivitas perdagangan obligasi mengalami penurunan. Total frekuensi perdagangan turun –38,35% dari 983 kali menjadi 606 kali. Total volume perdagangan menurun –52,70% dari Rp16,11tn menjadi Rp7,62tn. Aktivitas transaksi SUN benchmark turut menurun dengan penurunan total frekuensi sebesar –55,48% dan penurunan total volume sebesar –69,57%. Seri FR0074 menjadi seri yang teraktif sekaligus tersolid yakni mencatatkan frekuensi terbanyak (213 kali) dan total volume terbesar senilai Rp1,22tn. Sedangkan obligasi korporasi teraktif dicatatkan oleh seri APAI01C sebanyak 10 transaksi. Sementara itu total volume terbesar diraih seri OTMA01B senilai Rp224miliar dalam sehari. Kinerja pasar SBN masih tertahan pada zona negatif hingga akhir perdagangan Senin kemarin. Pelaku pasar diperkirakan tengah melakukan antisipasi risiko menyikapi beberapa sentimen global maupun domestik. Dari global, munculnya indikasi pengurangan stimulus dan pengetatan kebijakan pada beberapa bank sentral global berpotensi mengurangi aliran likuiditas global ke pasar domestik. Selain itu, data tenaga kerja Amerika yang tembus 220.000 jauh melebihi ekspektasi diprediksi sanggup mendorong kenaikan inflasi mendekati target the Fed sebesar 2%. Sementara itu dari domestik, potensi shortfall penerimaan pajak negara sebesar Rp50tn dan pemerintah yang mematok defisit anggaran hingga 2,92% dalam RAPBN-P 2017 dengan pengecualian akan menjadi 2,67% jika dilakukan penghematan belanja negara turut menambah persepsi risiko pelaku pasar. Pada hari Selasa ini, tekanan pada pasar obligasi domestik diperkirakan mereda setelah terus berada dalam tren negatif sejak awal Juli. Investor diprediksi memanfaatkan momentum rendahnya harga paska terkoreksi untuk melakukan aksi beli. Terlebih lagi pada hari ini akan dirilis data indeks kepercayaan konsumen Indonesia periode Juni yang menurut konsensus sanggup meningkat ke level 126,60.
    • Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa pagi, bergerak menjadi Rp13.363 dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.398 per dolar Amerika Serikat (AS). "Kurs rupiah mulai stabil dengan kecenderungan menguat, sejalan dengan mata uang di kawasan Asia terhadap dolar AS," kata ekonom Samuel Sekuritas, Rangga Cipta di Jakarta, Selasa. Rangga Cipta menambahkan bahwa imbal hasil surat utang negara (SUN) juga terlihat mulai membaik setelah sebelumnya sempat direspons negatif pasar. Aset berdenominasi rupiah yang diminati turut menopang rupiah. Di sisi lain, lanjut dia, proyeksi pasar terhadap data inflasi Amerika Serikat yang cukup pesimistis menambah faktor negatif bagi dolar AS sehingga cenderung mengalami depresiasi terhadap mata uang dunia. Kendati demikian, Rangga mengatakan bahwa penguatan rupiah dapat tertahan seiring dengan perubahan asumsi makro yang diusulkan pemerintah, salah satunya mengenai nilai tukar. "Asumsi nilai tukar yang diusulkan menjadi Rp13.400 per dolar AS untuk 2017," katanya. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan, laju harga minyak mentah dunia yang relatif stabil turut menjaga rupiah untuk bergerak di area positif. "Minyak relatif stabil di kisaran 44-46 dolar AS per barel meski masih dibayang-bayangi aktivitas pengeboran yang tinggi di Amerika Serikat," kata Reza.

    EKONOMI GLOBAL

    • Dolar berpotensi lanjutkan penguatannya pada hari ini di tengah besarnya ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga AS selanjutnya usai perilisan data tenaga kerja AS yang optimis di akhir pekan, hanya untuk penguatannya terbatas mengingat pasar akan bersikap wait and see menjelang testimoni Yellen esok hari. Sebelum itu investor akan melihat pidato dari anggota Fed Lael Brainard untuk petunjuk jangka pendek. 

    Potensi pergerakan 

    USDJPY 

    Pasangan USDJPY berpotensi menguat dalam jangka pendek seiring pandangan investor terhadap kebijakan yang berbeda antara Bank of Japan dengan bank sentral negara Barat yang ingin mengetatkan kebijakan moneternya.

    EURUSD 

    Pergerakan EURUSD berpotensi melemah seiring para pelaku pasar yang mulai mengabaikan potensi pengetatan stimulus moneter oleh ECB serta menguatnya dolar menjelang testimoni ketua Fed Janet Yellen.

    GBPUSD

    GBPUSD berpeluang turun dalam jangka pendek karena pesimisnya para pelaku pasar bahwa BoE akan melakukan pengetatan kebijakan moneter di tengah buruknya data ekonomi Inggris. Para pelaku pasar saat ini menantikan pidato deputi Gubernur BoE Ben Broadbent pada sore hari ini. 

    AUDUSD 

    Pergerakan AUDUSD berpeluang menguat dalam jangka pendek seiring optimisnya data ekonomi Australia serta tingginya harga bijih besi. 

    Minyak

    Kecemasan terhadap tingginya suplai global berpeluang menekan turun harga minyak dalam jangka pendek. Investor nantikan data API untuk petunjuk produksi AS lebih lanjut.

    Emas

    Harga emas berpeluang turun dalam jangka pendek karena menguatnya dolar AS menjelang testimoni Yellen di tengah semakin kuatnya ekspektasi kenaikan suku bunga usai perilisan data NFP AS.

    • Bursa saham Wall Street berakhir bervariasi, Senin (Selasa pagi WIB), ketika para investor bersiap untuk musim laporan laba terbaru perusahaan-perusahaan yang tercatat di pasar modal Amerika Serikat. Indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 5,82 poin atau 0,03 persen menjadi ditutup pada 21.408,52 poin. Indeks S&P 500 naik 2,25 poin atau 0,09 persen menjadi berakhir di 2.427,43 poin. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 23,31 poin atau 0,38 persen menjadi ditutup pada 6.176,39 poin. Kinerja bank-bank besar akan menjadi sorotan selama pekan ini karena JPMorgan Chase, Citigroup dan Wells Fargo akan melaporkan hasil keuangan mereka. Sementara itu, Wall Street juga menunggu laporan laba dari perusahaan-perusahaan teknologi besar. Tidak ada data ekonomi utama yang dirilis pada Senin (10/7). Data inflasi utama dan penjualan ritel akan diumumkan pada akhir minggu ini. Selain itu, Ketua Federal Reserve Amerika Serikat, Janet Yellen, akan memberikan kesaksian kebijakan moneter setengah tahunan di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR Amerika Serikat, Rabu (2/7) dan Kamis (13/7). Jumat lalu (7/7), saham-saham Amerika Serikat mencatat reli karena Wall Street menyambut laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat yang jauh lebih baik dari perkiraan untuk Juni. Pekan lalu, ketiga indeks utama itu membukukan kenaikan moderat, dengan Dow, S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik 0,3 persen, 0,1 persen dan 0,2 persen.
    • Terimbas pasar saham global yang positif, bursa Asia pagi ini dibuka menguat. Indeks Nikkei naik 0,23% ke level 20.126,54 ketimbang penutupan hari Senin. Indeks Hang Seng pun naik 0,41% ke level 25.605,19. Indeks Kospi naik 0,19% ke level 2.386,67. Hanya indeks Shanghai dan Strait Times yang dibuka memerah. Indeks Shanghai terkoreksi 0,35% ke level 3.201,52 dan Strait Times turun 0,18% ke angka 3.240,41. Pekan ini, pasar Asia pun menunggu rapat dengar pendapatan Gubernur The Federal Reserve Janet Yellen dengan Kongres, tepatnya pada Rabu, 12 Juli. "Di tengah pasar yang cenderung sepi, pasar menimbang dampak kenaikan suku bunga The Fed," ungkap ANZ Research. Sentimen pasar pekan ini yang layak disimak misalnya, data perumahan dan keyakinan bisnis Australia yang akan rilis pagi menjelang siang hari ini. Investor pasar saham, termasuk domestik masih hati-hati setelah penghentian bursa kemarin.
    • Rencana Inggris keluar dari Uni Eropa bisa gagal jika melihat terpecahnya pandangan partai-partai politik besar pada isu ini, ujar Vince Cable, legislator veteran yang memimpin partai terbesar keempat di Inggris, Demokrat Liberal. Perdana Menteri Theresa May gagal membentuk pemerintahan mayoritas di pemilihan umum bulan lalu. Akibatnya, kapasitas May memimpin Inggris keluar dari blok Uni Eropa diragukan. Kesepakatan keluar model apa yang akan digunakan pemerintah menjadi pertanyaan publik. “Saya mulai berpikir Brexit mungkin tidak pernah terjadi," tutur Cable, Senin pagi. “Masalahnya sangat besar, perpecahan di internal dua partai besar begitu besar sehingga saya melihat skenario Brexit tidak akan terjadi," imbuhnya. Cable pernah menjadi menteri ekonomi antara 2010 dan 2015 saat itu partainya sebagai partai dengan suara kecil menjalin dengan pemenang pemilu yaitu Partai Konservatif.  Dia saat ini menjadi satu-satunya calon ketua Partai Demokrat Liberal.
    • Saudi Aramco akan menginvestasikan lebih dari US$ 300 miliar dalam kurun waktu satu dekade ke depan untuk mempertahankan kapasitas produksi cadangan minyak Aramco dan untuk eksplorasi gas alam anyar. Presiden dan Chief Executive Officer Saudi Aramco, Amin Nasser mengatakan, pasokan minyak dunia semakin mengkhawatirkan. Investasi sebesar US$ 1 triliun hilang selama penurunan tren industri minyak saat ini. Sedangkan cadangan baru semakin sedikit ditemukan. Proyeksinya, harus ada 20 juta barel minyak per hari sebagai produksi baru yang dibutuhkan dalam lima tahun ke depan guna mengimbangi kenaikan permintaan minyak dan penurunan lahan eksplorasi. "Industri perminyakan akan menjadi jantung energi global dalam bertahun-tahun ke depan. Dan transisi untuk menggunakan energi alternatif akan melalui jalan panjang dan rumit," kata Nasser dalam sebuah konferensi di Istanbul (10/7). Perusahaan yang dikelola negara yang dikenal sebagai Saudi Arabian Oil Co ini merupakan eksportir minyak terbesar di dunia. Pemerintah Saudi berencana menjual sekitar 5% saham perusahaan pada 2018 dalam bentuk Initial Public Offering (IPO).
    • Bursa saham Eropa ditutup menguat pada perdagangan Senin, (10/7/2017), didorong oleh sektor finansial dan sumber daya dasar. Indeks Stoxx Europe 600 ditutup menguat 0,38% atau 1,46 poin ke level 381,64 setelah bergerak pada kisaran 380,63 – 382,21. Kenaikan kuat saham perbankan yang dipimpin oleh Bank of Ireland mendorong indeks Stoxx, sementara saham sumber daya dasar berbalik menguat menyusul naiknya harga logam. Selain itu, perusahaan jasa pendukung konstruksi Inggris, Carillion, menarik perhatian para investor setelah merosot hampir 40% menyusul prediksi penurunan laba dan keluarnya CEO dari perusahaan. Perusahaan pelayaran Moeller-Maersk melonjak 4% ke level tertinggi 14 bulan dan menjadi salah satu pendorong utama indeks Stoxx setelah Goldman Sachs menaikkan outlook perusahaan. Namun, Goldman memperkirakan serangan cyber baru-baru ini dapat mengurangi pendapatan Maersk sebesar US$150 – US$200 juta pada kuartal ketiga, sehingga perkiraan laba keseluruhan untuk perusahaan tersebut tidak berubah pada US$1,5 miliar. Analis di UBS mengatakan bahwa meskipun kinerja relatif positif dari bursa Eropa dibandingkan AS mulai menipis, mereka melihat zona euro mulai memperoleh momentum karena kebijakan moneter mulai diperketat. "Eropa sangat menginginkan tingkat suku bunga dan imbal hasil obligasi AS yang lebih tinggi", tulis tim analis.

    Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

    Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.