SEMARANG – Sebanyak 22 titik lokasi parkir off street sudah dipasangan mesin taping box dan mesin e-tax parkir. Dengan sudah dipasangnya alat tersebut maka kebocoran retribusi dari sektor parkir dapat diperkecil.

    Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang Yudi Mardiana mengatakan, Pemerintah menerima bantuan 70 mesin tapping box beserta mesin e-tax parkir dari Bank Jateng senilai Rp 798.000.000. Dan saat ini sudah 66 alat yang dioperasikan. “66 alat dioperasikan di lahan parkir off street seperti di Paragon, Stasiun, DP Mal dan lainnya, total di 22 lokasi,” kata Yudi Mardiana.

    Ditambahkan, sisanya 4 alat rencanya dalam waktu dekat ini akan dipasang di Bandara Ahmad Yani Semarang. Dengan adanya e-parking kata dia, sangat memudahkan pemerintah dalam penarikan retribusi parkir di Kota Semarang, karena setiap transaksi parkir akan secara otomatis terdebet dan masuk ke Bank Jateng.

    “Sangat efektif, misalnya yang biasanya sebulan setor hanya Rp 6 juta sekarang bisa Rp 10 juta,” ucapnya. Ke depan kata dia, penerapan e-parking tidak hanya di lokasi parkir off street namun juga parkir-parkir yang jalan.

    Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno mengatakan, alat tersebut untuk mengotrol pengelolaan parkir melalui e-parking. E-parking ini merupakan kerja sama antara Bank Jateng dengan Pemerintah Kota Semarang dalam mengelola pendapatan daerah dari sektor parkir.

    “E-parking ini adalah sebuah terobosan sebuah kerja sama antara Pemerintah Kota Semarang dengan Bank Jateng, kaitanya bagaimana kita meningkatakan pendapatan asli daerah,” ujar Supriyatno.

    Ia mengungkapkan dengan adanya e-parking akan meningkatkan pelayanan pemerintah kepada warganya, khusunya pengguna parkir. Selain itu, pendapatan daerah dari parkir akan langsung masuk kas daerah.

    Dengan adanya e-parking ini pendapatan daerah dari sektor parkir akan bertambah. Artinya pertama, dengan adanya e-parking ini mendisiplinkan pengguna parkir untuk membayar pada tempatnya, dan kedua dengan e-parking ini juga memberikan layanan yang cepat dan teruji.

    “Sehingga apa, para pengguna parkir ini secara pasti bisa tahu bahwa apa yang dibayarkan oleh mereka langsung masuk kepada kas Pemerintah Kota,” paparnya.

    Ia berharap dengan adanya e-parking ini akan turut serta mempercepat pembangunan Kota Semarang menuju Smart City. Sistem ini akan terus berkembang dan disempurnakan, di samping itu pihaknya akan menambah titik-titik penggunaan e-parking ini. (sgt/mg9)

    http://jatengpos.co.id/22-lokasi-parkir-terpasang-e-parking/