Ekonomi Update 18 Mei 2017

    • Indonesia Composite Bond Index (ICBI) pada perdagangan Rabu ditutup di level 223,1867 atau menguat +0,0618poin dari penutupan sebelumnya.
    • PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengapresiasi upaya pemerintah meningkat jumlah investor domestik di pasar modal.
    • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan pertumbuhan literasi keuangan Jawa Tengah cukup menggembirakan bahkan lebih tinggi dibandingkan nasional.
    • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah mempunyai beberapa strategi untuk meningkatkan inklusi keuangan.
    • Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis pagi, bergerak melemah sebesar delapan poin menjadi Rp13.332, dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.324 per dolar AS.
    • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta pada Kamis, dibuka melemah sebesar 25,01 poin seiring pergerakan bursa saham di kawasan Asia, yang berada dalam area negatif.
    • Presiden Joko Widodo menyebut Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) nomor 1 tahun 2017 mengenai akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan ke depan akan sangat diperlukan.
    • Produk Domestik Bruto (PDB) negara-negara yang tergabung dalam forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) diperkirakan akan meningkat 3,8 persen pada periode 2017-2018, lebih tinggi dari pertumbuhan global.
    • Saham-saham Amerika Serikat di Wall Street berakhir turun tajam pada Rabu waktu setempat karena para investor khawatir gejolak di Washington akan membebani pasar dan agenda reformasi pemerintahan Presiden Donald Trump akan melambat.
    • Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena gejolak terbaru di Washington memicu kekhawatiran pasar mengenai apakah pemerintahan Trump dapat terus mendorong agenda reformasinya.
    • Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik tajam pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena kekacauan politik di Washington semakin dalam.
    • Harga minyak turun tipis ke level $48.81 pada perdagangan sesi Asia hari Kamis, masih terbebani oleh pasokan yang berlimpah meskipun ada upaya lanjutan dari OPEC untuk memperketat pasar dengan mengurangi produksi. 
    • Bursa Asia menyusut pada perdagangan Kamis pagi (18/5), mengekor Wall Street yang ditutup dengan penurunan di atas 1% akibat kegaduhan politik AS.
    • Perekonomian Jepang berhasil tumbuh melampaui perkiraan pasar pada kuartal I/2017.
    • Menteri Keuangan AS Steve Mnuchin menargetkan pertumbuhan ekonomi AS dapat tumbuh 3% atau lebih per tahun apabila refromasi pajak diberlakukan.
    • Amerika Serikat (AS) makin gaduh soal Rusia. Kemarin Rabu (17/5), Kejaksaan Agung membuat tim khusus, Special Counsel, untuk menginvestigasi dugaan intervensi Rusia pada kampanye 2016 yang memenangkan Presiden Donald Trump.

    EKONOMI DOMESTIK

     

    • Indonesia Composite Bond Index (ICBI) pada perdagangan Rabu ditutup di level 223,1867 atau menguat +0,0618poin dari penutupan sebelumnya. Penguatan ICBI ditopang oleh kinerja return obligasi pemerintah (INDOBeXG-Total Return) yang menguat +0,0566poin ke level 220,3529; dan return obligasi korporasi (INDOBeXC-Total Return) yang juga menguat +0,0996poin ke level 234,4174. Kurva IBPA-IGSYC (IBPA-Indonesia Government Securities Yield Curve) kemarin berpola mixed dominasi bullish dengan rata-rata yield turun –0,75bps. Rata-rata yield kelompok tenor menengah (5-7tahun) naik +1,45bps, sedangkan 2 kelompok tenor lainnya berlanjut bullish. INDOBeXG-Effective Yield kemarin berlanjut positif yakni turun ke level 7,2014 (-0,0028poin). Harga SUN benchmark kemarin ditutup terkoreksi pada keempat serinya dengan rata-rata –13,37bps. FR0072 terkoreksi paling dalam sebesar –23,55bps. Sedangkan koreksi harga terendah dicatatkan FR0061 sebesar –5,45bps. Namun demikian rata-rata harga SBN tipe FR dan ORI berhasil menguat meskipun tipis sebesar +0,80bps. Oleh karenanya INDOBeXG-Clean Price kemarin sanggup berlanjut rally ke level 114,9022 (+0,0052poin). Gejolak politik di AS dimana Trump berada dibawah tekanan terkait penyelidikan federal terhadap mantan penasehat kemanan nasional, melemahnya beberapa data ekonomi Amerika, serta ekspektasi perlambatan ekonomi Tiongkok mulai membayangi pergerakan pasar kemarin. Tercermin dari ditengah berlanjutnya performa positif pasar, koreksi harga juga mulai mewarnai pergerakan harga SBN tipe FR dan ORI, meredanya tren penurunan tingkat imbal hasil SBN, serta belum semaraknya transaksi obligasi di pasar sekunder pada perdagangan kemarin. Meningkatnya ketidakpastian di global mendorong melebarnya spread yield antara tenor 2-tahun dan 10-tahun sebesar +3,46bps. Saat ini, pasar juga sedang dibayangi wait and see hasil RDG-BI yang diprediksi Bank Indonesia masih akan mempertahankan suku bunga acuannya, BI 7-day Reverse RR, di level 4,75%. Berbeda halnya dengan pasar obligasi, IHSG kemarin melemah –0,56% ke level 5.615,49. Pasar obligasi hari ini berpotensi melemah ditengah berbagai ketidakpastian global. Namun terjaganya fundamental ekonomi domestik masih akan menjadi katalis positif di pasar. Transaksi obligasi di pasar sekunder diperkirakan juga masih belum akan semarak. Aktivitas perdagangan obligasi di pasar sekunder kemarin masih tampak sepi. Total frekuensi turun –28,27% dari 704 kali menjadi 505 kali, dan total volume turun –49,72% dari Rp12,35tn menjadi Rp6,21tn. Penurunan volume terbesar terjadi pada transaksi SUN tenor pendek yakni sebesar –77,75% dan SUN tenor menengah sebesar –86,91%. Transaksi SUN benchmark kemarin juga masih sepi transaksi. Total frekuensi turun –38,55% menjadi Rp161 kali dan total volume turun –21,05% menjadi Rp2,10tn. FR0072 menjadi seri SBN teraktif ditransaksikan kemarin sebanyak 63 kali, dan sekaligus mencatatkan total volume transaksi terbesar yakni Rp1,14tn. Untuk obligasi korporasi teraktif dicatatkan seri PNBN02SBCN2 sebanyak 58 kali, dan juga sekaligus mencatatkan total volume transaksi terbesar yakni Rp97miliar.
    • PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengapresiasi upaya pemerintah meningkat jumlah investor domestik di pasar modal. "Animo masyarakat untuk bergabung ke pasar modal sekarang semakin banyak karena pemerintah rajin mengeluarkan surat utang, di antaranya Obligasi Ritel Indonesia (ORI) dan Sukuk," kata Penjabat Sementara Kepala Unit Pelayanan Pelanggan KSEI Ruth Yendra di Semarang, Rabu. Bahkan untuk penjualan ORI khusus untuk investor individu. Dalam hal ini perusahaan dilarang membeli surat utang tersebut. Dengan upaya tersebut, sejauh ini jumlah investor domestik secara nasional mengalami peningkatan jika dibandingkan periode April tahun lalu. "Khusus di Jawa Tengah jumlah investor saat ini sebanyak 51.680 investor atau meningkat dibandingkan periode April tahun lalu sebanyak 41.063 investor," katanya. Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi upaya emiten untuk memberikan pelayanan yang baik kepada para investor, salah satunya pada jangka waktu tertentu memberikan bonus berupa saham perusahaan. Sementara itu, meski sudah mengalami peningkatan, pihaknya bersama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) terus melakukan berbagai program peningkatan jumlah investor pasar modal. "Setiap bulan kami melakukan program edukasi dan sosialisasi, sekaligus kami ingin memperkenalkan kepada masyarakat bahwa di pasar modal bukan hanya ada BEI tetapi juga KSEI dan KPEI," katanya. Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat, pihaknya berharap makin meningkatkan keyakinan masyarakat untuk menjadi salah satu investor di pasar modal. "Meski dari sisi nilai belum besar, dengan meningkatnya pemahaman investor kami optimistis dalam jangka waktu lima 5-10 tahun ke depan mereka akan menjadi investor berkualitas," katanya.
    • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan pertumbuhan literasi keuangan Jawa Tengah cukup menggembirakan bahkan lebih tinggi dibandingkan nasional. "Untuk tingkat literasi Jawa Tengah pada awal tahun 2013 di level 19,25 persen, angka ini naik menjadi 33,51 persen di tahun 2016," kata Kepala Departemen Perlindungan Konsumen OJK Anto Prabowo di Semarang, Rabu. Sedangkan untuk pertumbuhan tingkat literasi keuangan secara nasional, jika pada tahun 2013 di level 21,84 persen, pada tahun 2016 naik menjadi 29,66 persen. Pertumbuhan ini juga terlihat dari sisi inklusi keuangan. Dia mengatakan untuk tingkat inklusi keuangan di Jawa Tengah lebih tinggi dibandingkan nasional. Berdasarkan data dari OJK, untuk tingkat inlusi keuangan secara nasional pada tahun 2013 di level 59,74 persen, sedangkan pada tahun 2016 naik menjadi 67,82 persen. Selanjutnya, untuk tingkat inklusi keuangan di Jawa Tengah pertumbuhannya lebih tinggi yaitu dari 41,03 persen di tahun 2013 menjadi 66,23 persen di tahun 2016. "Padahal pada tahun 2013 OJK belum ada kantor regionalnya di Jawa Tengah, kami baru ada kantor di Jakarta. Dengan adanya pencapaian ini tentu kami sangat mengapresiasi upaya dari OJK Kantor Regional Jawa Tengah dan DIY dalam rangka terus meningkatkan literasi dan iklusi keuangan," katanya. Untuk diketahui, mengenai inklusi ini Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menargetkan pada tahun 2019 angka inklusi secara nasional bisa mencapai 75 persen. "Tentu ini harus dibarengi dengan upaya yang optimal oleh seluruh Kantor Regional OJK. Keduanya yaitu literasi dan inklusi harus sama-sama meningkat karena dampaknya akan positif bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia," katanya.
    • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah mempunyai beberapa strategi untuk meningkatkan inklusi keuangan. Hal ini karena berdasarkan riset dari Microsave, walaupun implementasi layanan keuangan tanpa kantor (Laku Pandai dan Layanan Keuangan Digital) sudah cukup tinggi namun mayoritas sasarannya merupakan masyarakat yang sudah mempunyai tabungan. Eko Ariantoro, Direktur Pengembangan Inklusi Keuangan OJK, mengatakan, regulator akan melakukan sosialisasi lebih gencar terkait dengan program layanan tanpa kantor ini. "Hal ini bertujuan agar nantinya bisa lebih menjangkau masyarakat yang belum mempunyai tabungan," ujar Eko, Selasa (17/5). Selain itu OJK juga akan mensinergikan program pemerintah dengan program Laku Pandai. Program pemerintah ini di antaranya adalah bantuan non tunai dan penyaluran zakat oleh Baznas. OJK juga akan mengintegrasikan agen Laku Pandai dengan penerima bantuan program Indonesia pintar (PIP).
    • Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis pagi, bergerak melemah sebesar delapan poin menjadi Rp13.332, dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.324 per dolar AS. "Nilai tukar rupiah melemah sejalan dengan depresiasi kurs di kawasan Asia terhadap dolar AS," kata Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Kamis. Kendati demikian, menurut dia, pelemahan rupiah relatif terbatas menyusul imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) yang masih baik di tengah ekspektasi inflasi meningkat menjelang bulan puasa. Situasi itu memberi sinyal ekspektasi kenaikan peringkat oleh lembaga pemeringkat Standard & Poors (S&P) masih cukup tinggi. "Optimisme yang justru meningkat di pasar obligasi serta masih adanya harapan perbaikan harga komoditas, bisa menjaga rupiah untuk tidak melemah terlalu dalam," katanya. Di sisi lain, lanjut dia, kombinasi antara hasil kinerja keuangan perusahaan AS di kuartal pertama 2017 yang tidak sesuai ekspektasi pasar serta masih adanya kisruh di pemerintahan AS, akan menahan laju dolar AS lebih tinggi. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan bahwa meningkatnya minat pelaku pasar terhadap sejumlah mata uang "safe heaven" membuat laju di sejumlah mata uang di kawasan Asia mengalami pelemahan, termasuk rupiah. Ia mengaharapkan bahwa sejumlah sentimen positif dari dalam negeri mengenai fundamental ekonomi, serta percepatan program infrastruktur oleh pemerintah dapat direspon pasar sehingga membalikan arah rupiah ke area positif.
    • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta pada Kamis, dibuka melemah sebesar 25,01 poin seiring pergerakan bursa saham di kawasan Asia, yang berada dalam area negatif. IHSG BEI dibuka turun 25,01 poin atau 0,45 persen menjadi 5.590,47 poin. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak melemah 6,50 poin (0,67 persen) menjadi 928,06 poin."Pergerakan bursa saham di kawasan Asia yang melemah menjadi salah satu faktor yang menghambat laju IHSG," kata Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere di Jakarta, Kamis. Kendati demikian, lanjut dia, potensi IHSG untuk bergerak ke area positif masih terbuka menyusul sentimen dari dalam negeri berkenaan dengan ekonomi nasional pada triwulan I yang mengalami pertumbuhan. Pada kuartal pertama, Indonesia meraih pertumbuhan ekonomi sebesar 5,01 persen. "Fundamental ekonomi dalam negeri yang membaik akan meopang kinerja pasar modal Indonesia. Tren kenaikan pasar saham diperkirakan berpotensi berlanjut, apalagi jika S&P memberikan status layak investasi ke Indonesia, itu akan menambah kepercaayaan investor untuk menempatkan modal di Indonesia," katanya. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priambada mengatakan bahwa tampaknya peluang kenaikan bagi IHSG kembali tertutupi dengan masih maraknya aksi jual oleh investor di dalam negeri menyusul kembali melemahnya sejumlah harga komoditas. Terpantau, harga minyak mentah dunia jenis WTI pada Kamis (18/5) pagi ini melemah 0,29 persen menjadi ke posisi 48,93 dolar AS per barel, dan Brent melemah 0,31 persen ke level 52,05 dolar AS per barel. "Pelaku pasar diharapkan dapat lebih selektif. Oleh karena itu, tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat laju IHSG kembali melemah," katanya. Bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei turun 337,59 poin (1,70 persen) ke 19.477,29, indeks Hang Seng melemah 98,79 poin (0,39 persen) ke 25.194,84, dan Straits Times melemah 9,69 poin (0,29 persen) posisi 3.215,20.
    • Presiden Joko Widodo menyebut Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) nomor 1 tahun 2017 mengenai akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan ke depan akan sangat diperlukan. "Ini mengikuti komitmen internasional yang sudah kita tandatangani sekian tahun lalu. ini komitmen keterbukaan yang harus kita ikuti," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Halaman Istana Merdeka Jakarta, Rabu, setelah acara Gemar Membaca dalam rangka Hari Buku Nasional bersama Presiden RI. Ia mengatakan Perppu tersebut sejatinya sudah disosialisasikan berkali-kali saat Pemerintah gencar memasyarakatkan tax amnesty. Menurut Presiden, nantinya pada 2018 di seluruh dunia bahwa semua negara akan membuka diri terhadap informasi perbankan. "Perppu ini adalah menindaklanjuti itu karena itu juga ditunggu komitmen kita mengenai ikut tidaknya kita di dalam AEOI," katanya. Jadi Perppu tersebut sekaligus dalam rangka merespon dunia internasional terkait keterbukaan informasi perbankan. "Jadi saya kira tidak perlu kaget. Dan ini sudah saya sampaikan berkali-kali hati-hati bahwa 2018 semuanya nanti akan bisa terbuka. Tapi ingat bahwa itu nanti akan dipakai untuk kepentingan yang memang diperlukan," katanya. Presiden menegaskan ada batasan-batasan dan aturan-aturan yang harus diikuti. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan DPR terkait Perppu itu. "Ya sudah tentu dikirim ke DPR karena Perppu kan, sudah," katanya. Perppu tersebut mengatur sanksi-sanksi bagi para lembaga keuangan yang tidak patuh dalam menjalankan Undang-Undang tersebut. Mengutip Perppu Nomor 1 Tahun 2017, Jakarta, Selasa (16/5/2017), pimpinan dan/atau pegawai lembaga jasa keuangan, pimpinan dan/atau pegawai lembaga jasa keuangan lainnya, dan pimpinan dan/atau pegawai entitas lain yang tidak menyampaikan laporan sebagaimana dimaksud dalam Perppu. Selain juga tidak melaksanakan prosedur identifikasi rekening keuangan secara benar; dan/atau tidak memberikan informasi dan/atau bukti atau keterangan seperti di dalam Undang-Undang. Bila melakukan ketiga hal tersebut akan dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu tahun atau denda paling banyak Rp1 miliar. Sedangkan, untuk setiap orang yang membuat pernyataan palsu atau menyembunyikan atau mengurangkan informasi yang sebenarnya dari informasi yang wajib disampaikan dalam laporan sebagaimana dimaksud UU, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 tahun atau denda paling banyak Rp1 miliar.

     

    EKONOMI GLOBAL

    • Produk Domestik Bruto (PDB) negara-negara yang tergabung dalam forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) diperkirakan akan meningkat 3,8 persen pada periode 2017-2018, lebih tinggi dari pertumbuhan global. Perkiraan tersebut dirilis dalam Analisis Tren Regional APEC terbaru yang bertemakan "Globalisasi: Yang Baik, Buruk, dan Peran Kebijakan" yang diluncurkan oleh Unit Dukungan Kebijakan APEC (PSU) di Hanoi, Rabu. Dr. Denis Hew, direktur PSU APEC, mengatakan pada peluncuran analisis tersebut bahwa pada 2016, pertumbuhan ekonomi APEC mencapai 3,5 persen, mengalami sedikit penurunan dibandingkan dengan 3,6 persen di tahun sebelumnya. Sementara pada 2019, PDB APEC akan tumbuh 3,7 persen, tetap sama dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi global. Para peserta pada peluncuran tersebut juga membahas topik-topik seperti penilaian isu perdagangan dan globalisasi di Vietnam dan di seluruh wilayah APEC, serta perkiraan pertumbuhan dan perdagangan APEC yang baru, serta implikasi kebijakan. Negara-negara yang tergabung dalam APEC mencakup sekitar tiga miliar orang, setengah dari perdagangan global dan 60 persen dari PDB dunia.
    • Saham-saham Amerika Serikat di Wall Street berakhir turun tajam pada Rabu waktu setempat karena para investor khawatir gejolak di Washington akan membebani pasar dan agenda reformasi pemerintahan Presiden Donald Trump akan melambat. Indeks Dow Jones Industrial Average tergelincir 372,82 poin atau 1,78 persen menjadi ditutup pada 20.606,93 poin. Sementara indeks S&P 500 kehilangan 43,64 poin atau 1,82 persen menjadi berakhir di 2.357,03 poin, dan indeks komposit Nasdaq turun 158,63 poin atau 2,57 persen menjadi ditutup pada 6.011,24 poin. Gedung Putih pada Selasa (16/5) membantah gelombang baru tuduhan media bahwa Trump mungkin telah berusaha menghalangi peradilan dengan meminta mantan Direktur FBI James Comey mengakhiri penyelidikan terhadap mantan penasihat keamanan nasional Michael Flynn. "Saya harap Anda bisa membiarkan ini terjadi," kata Trump kepada Comey saat itu menurut sebuah laporan New York Times, mengutip dua orang yang membaca memo yang ditulis Comey beberapa saat setelah bertemu dengan Trump di Ruang Oval suatu hari setelah Flynn mengundurkan diri dari jabatannya karena skandal keterkaitannya dengan Rusia pada Februari. Para investor terkejut mendengar kabar tersebut dan mengkhawatirkan kemampuan Trump untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan yang ramah bisnis. Saham-saham Amerika Serikat telah membukukan kenaikan yang kuat sejak pemilihan presiden, dengan S&P dan Nasdaq mencetak rekor tertinggi sepanjang masa awal pekan ini, sebagian karena harapan pada rencana reformasi pajak. Selain itu, musim laporan laba kuartal pertama juga dalam fokus. Data terakhir dari Thomson Reuters menunjukkan laba gabungan perusahaan-perusahaan S&P 500 pada kuartal pertama 2017 diperkirakan meningkat 14,7 persen secara tahun ke tahun, sementara pendapatannya diperkirakan meningkat 7,2 persen. Saham-saham AS tergelincir dan diperdagangkan pada kisaran sempit pada Selasa (16/5), karena Wall Street terutama mencerna hasil kuartalan Home Depot yang lebih baik dari perkiraan dan data ekonomi yang baru dirilis.
    • Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena gejolak terbaru di Washington memicu kekhawatiran pasar mengenai apakah pemerintahan Trump dapat terus mendorong agenda reformasinya. Gedung Putih pada Selasa (16/5) membantah gelombang baru tuduhan media bahwa Trump mungkin telah mencoba untuk menghalangi peradilan dengan meminta Direktur FBI James Comey untuk mengakhiri penyelidikan terhadap mantan penasihat keamanan nasional Michael Flynn. Para investor terkejut mendengar kabar tersebut dan mengkhawatirkan kemampuan Trump untuk melaksanakan kebijakan-kebijakannya yang ramah bisnis. Permintaan pasar untuk mata uang "safe haven" melonjak pada Rabu (17/5), dengan yen Jepang naik lebih dari 1,8 persen terhadap dolar AS selama sesi tersebut. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,61 persen menjadi 97,506 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1155 dolar AS dari 1,1094 dolar AS, dan poundsterling Inggris naik menjadi 1,2963 dolar AS dari 1,2925 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7425 dolar AS dari 0,7434 dolar AS. Dolar AS dibeli 110,94 yen Jepang, lebih rendah dari 113,02 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9785 franc Swiss dari 0,9853 franc Swiss, dan naik tipis menjadi 1,3635 dolar Kanada dari 1,3580 dolar Kanada.
    • Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik tajam pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena kekacauan politik di Washington semakin dalam. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni melonjak 22,3 dolar AS atau 1,80 persen, menjadi menetap di 1.258,7 dolar AS per ounce. Kekhawatiran berkobar menyusul laporan New York Times yang mengklaim bahwa Presiden Donald Trump mencoba mempengaruhi penyelidikan FBI terhadap hubungan antara pembantunya dan Rusia. Para pedagang khawatir bahwa satu demi satu tuduhan seputar Presiden Trump mungkin mengesampingkan program pertumbuhan ekonominya yang ambisius, seperti pemotongan pajak dan reformasi peraturan. Akibatnya, indeks dolar AS turun 0,59 persen menjadi 97,42 pada pukul 18.15 GMT. Indeks tersebut merupakan ukuran dolar terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar turun, emas berjangka akan naik. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average turun 1,49 persen dan Indeks Komposit Nasdaq merosot 2,10 persen pada pukul 18.25 GMT. Bila ekuitas mengalami kerugian, logam mulia biasanya naik. Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 15,9 sen atau 0,95 persen, menjadi ditutup pada 16,906 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik 9,1 dolar AS atau 0,97 persen, menjadi ditutup pada 946,1 dolar AS per ounce.
    • Harga minyak turun tipis ke level $48.81 pada perdagangan sesi Asia hari Kamis, masih terbebani oleh pasokan yang berlimpah meskipun ada upaya lanjutan dari OPEC untuk memperketat pasar dengan mengurangi produksi. Pergerakan ke bawah pada harga minyak memangkas kenaikan yang dicapai pada sesi sebelumnya ketika harga naik dibalik penurunan cadangan minyak mentah AS dan penurunan tipis pada produksi AS. Enerrgy Information Administration melaporkan bahwa cadangan minyak mentah turun 1.8 juta barel untuk pekan yang berakhir 12 Mei menjadi 520.8 juta barel. Namun, penurunan tersebut lebih kecil daripada perkiraan, dan banyak trader mengatakan bahwa masih ada lebih banyak minyak di sisten daripada yang diserap oleh pasar.
    • Bursa Asia menyusut pada perdagangan Kamis pagi (18/5), mengekor Wall Street yang ditutup dengan penurunan di atas 1% akibat kegaduhan politik AS. Di Jepang, indeks Nikkei 225 merosot 1,27%, akibat tren pelemahan dollar AS. Pagi ini, pasangan USD/JPY turun ke 111,13, namun masih di sekitar level pelemahan dollar AS yang sempat mencapai ¥ 113 di awal pekan ini. Bursa Jepang pagi ini tidak banyak merespon angka Produk Domestik Bruto (PDB) setempat periode Januari-Maret yang mencapai 2,2% year on year. Padahal, angka yang dirilis sebelum pasar dibuka ini, lebih tinggi ketimbang perkiraan analis di Reuters yaitu 1,7%. Masih di kawasan Asia, Indeks Kospi di Korea Selatan kehilangan 0,52%  dan Indeks S&P/ASX 200 di Australia merosot 1,21%. Bursa AS tadi malam kehilangan lebih dari 1% didorong kekhawatiran pasar bahwa Presiden Donald Trump lebih sibuk mengurus tuduhan FBI ketimbang mencari cara menggolkan janji-janji ekonominya. "Pelaku pasar melihat tidak ada harapan, korporasi mendapat pemangkasan pajak lewat kongres jika Trump terus menghadapi masalah hukum," tulis Commonwealth Bank of Australia. AS hari ini membentuk Special Counsil yang dipimpin mantan Kepala FBI Bob Mueller untuk melanjutkan penyelidikan intervensi Rusia pada kemenangan pemilu Trump tahun 2016 lalu. Penyelidikan atas intervensi Rusia ini yang diduga kuat menjadi penyebab Trump memecat Kepala FBI James Comey awal pekan lalu.
    • Perekonomian Jepang berhasil tumbuh melampaui perkiraan pasar pada kuartal I/2017. Capaian ini berhasil memperpanjang tren ekspansi pada produk domestik bruto (PDB) Jepang selama enam kuartal berturut-turut. Kantor Kabinet Jepang dalam keterangan resminya menyebutkan, PDB kuartal I/2017 berhasil tumbuh 2,2%. Level  tersebut berhasil melampaui ekspektasi para ekonom yang disurvei Reuters yang memprediksi  pertumbuhan ekonomi Januari-maret 2017 akan melaju 1,7%. Adapun, pertumbuhan pada periode tersebut menjadi laju tercepat sejak Januari tahun lalu, dan menjadi rekor ekspansi terlama sekaligus terpanjang selama satu dekade terakhir. “Permintaan luar negeri yang kuat telah mendukung pemulihan yang mantap di Jepang,” tulis Kantor Kabinet Jepang dalam keterangan resminya, Kamis (18/5/2017). Data ekonomi terbaru Negeri Sakura tersebut, menurut para ekonom akan menawarkan ruang yang lebar bagi Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk mendorong laju inflasi domestik. Pasalnya, laju pertumbuhan inflasi negara tersebut masih cukup rendah, di tengah lambatnya pertumbuhan belanja rumah tangga masyarakat. "Perekonomian Jepang sedang menikmati pertumbuhan yang baik  karena didorong oleh permintaan domestik dan eksternal. Belanja konsumen tetap relatif rendah, namun BOJ  masih memiliki ruang untuk memperbaiki sekaligus memacunya kembali,  kata Kyohei Morita, Kepala Ekonom Credit Agricole. Sementara itu, Kantor Kabinet Jepang juga melaporkan PDB nominal turun 0,1% pada kuartal i/2017, setelah mencatatkan pertumbuhan yang cenderung mendatar pada Oktober-Desember. Selain itu, konsumsi swasta, yang menyumbang sekitar 60% PDB Jepang, tercatat meningkat 0,4% pada kuartal pertama tahun ini. Capaian itu menyamai perkiraan pasar dan menjadikannya tetap tumbuh selama lima kuartal berturut-turut. Adapun, belanja modal naik 0,2% pada periode yang sama. Jumlah itu berada di atas ekspektasi pasar yang memprediksi penurunan 0,4%. Di sisi lain permintaan di luar negeri, atau ekspor dikurangi impor, berhasil tumbuh  0,1%. Hal ini menandakan bahwa perbaikan ekonomi luar negeri mendukung pemulihan Jepang. “Kami masih belum mengubah pandangan kami, bahwa perekonian nasional masih akan terus melanjutkan pemulihannya secara moderat.  Tapi kita tetap perlu memperhatikan ketidakpastian ekonomi luar negeri dan dampaknya pada volatilitas di pasar," katanya.
    • Menteri Keuangan AS Steve Mnuchin menargetkan pertumbuhan ekonomi AS dapat tumbuh 3% atau lebih per tahun apabila refromasi pajak diberlakukan. Dalam salinan pidatonya dalam sesi dengar pendapat dengan Komite Perbankan, Perumahan dan Perkotaan Senat AS yang akan digelar pada Kamis (18/5/2017) waktu setempat, Mnuchin berusaha meyakinkan para pejabat untuk menyetujui rancangan reformasi perpajakannya. Adapun, rancangan undang-undang tersebut saat ini masih dalam proses penggodokan, sebelum akhirnya diserahkan ke Kongres AS. “Saya percaya bahwa target pertumbuhan ekonomi 3% atau lebih tinggi akan tercapai jika kita membuat reformasi bersejarah untuk sistem perpajakan kita,” kata Mnuchin, Kamis (18/5/2017). Pernyataan Mnuchin tersebut terbilang sangat optimistis, lantaran para ekonom global percaya AS akan kesulitan untuk tumbuh lebih dari 2% per tahun. Pasalnya, Paman Sam memilki problematika mengenai demografi penduduknya dan pertumbuhan produktivitas jangka panjang yang cenderung terus melambat. Selain membahas mengenai reformasi perpajakan, Mnuchin juga berencana melaporkan rencana kabinet Trump kepada Senat AS untuk menderegulasi aturan di bank. Dia juga berniat menyampaikan rencana Trump untuk merombak aturan sekuritisasi kredit perumahan tradisional  yang dikeluarkan dan dijamin oleh Fannie Mae dan Freddy Mac. Terpisah, Gedung Putih menjanjikan akan mempublikasikan rancangan anggaran Presiden Donald Trump untuk tahun fiskal 2018 pada Selasa  (23/5/2017). Rancangan anggaran tersebut akan mencakup rincian tentang usulan pemotongannya terhadap bantuan luar negeri dan pengeluaran domestik, dan kenaikan anggaran yang diinginkannya untuk militer. “Namun saat Gedung Putih mempublikasikan rancangan anggaran tersebut, Trump tidak akan berada di AS untuk acara ini. Sebab dia sedang melakukan kunjungan luar negeri ke Timur Tengah dan Eropa,” kata Kepala Anggaran Gedung Putih Mick Mulvaney, Kamis (18/5/2017).
    • Amerika Serikat (AS) makin gaduh soal Rusia. Kemarin Rabu (17/5), Kejaksaan Agung membuat tim khusus, Special Counsel, untuk menginvestigasi dugaan intervensi Rusia pada kampanye 2016 yang memenangkan Presiden Donald TrumpWakil Jaksa Agung AS Rod Rosenstein menunjuk mantan Kepala FBI Bob Mueller untuk memimpin tim. Mueller akan bertindak sebagai jaksa dan memimpin agen FBI yang mengerjakan kasus ini.  Mueller telah memimpin FBI selama 12 tahun di bawah pemerintahan Presiden George W. Bush dan Barack Obama. Dia merupakan kepala FBI dengan masa jabatan terpanjang setelah J. Edgar Hoover. Kejaksaan mengatakan, Mueller telah mengajukan pengunduran diri dari firma hukumnya untuk menghindari konflik kepentingan. Pemicu kegaduhan ini adalah ketika Presiden Donald Trump memecat Kepala FBI James Comey 9 Mei lalu. Publik sontak menyorot pernyataan FBI Maret lalu yang mengkonfirmasi bahwa ada intervensi Rusia pada pemilu 2016 tersebut. Awal pekan ini, Comey mengatakan, Presiden Trump pernah memintanya Februari lalu menghentikan penyelidikan terhadap mantan penasihat keamanan nasional Michael Flynn, yang diduga punya keterkaitan dengan Rusia. Diduga kuat, alasan FBI tetap menyelidiki peran Rusia di pemilu AS ini menjadi penyebab pemecatan Comey. Rosenstein mengaku mendapat desakan dari publik dan kongres. "Saya melihat ini adalah kepentingan publik dan menunjuk Special Counsil sebagai tanggung jawab terkait masalah ini," katanya. Dia menegaskan, tujuan penyelidikan ini bukanlah semata menemukan tindak kejahatan.

     

    Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

    Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.