Ekonomi Update 20 April 2017

    • Indonesia Composite Bond Index (ICBI) pada perdagangan Selasa berlanjut rally atau menguat +0,2134poin (+0,10%) ke level 222,2248.
    • Bank Indonesia menerbitkan dua peraturan baru terkait pinjaman atau pembiayaan likuiditas jangka pendek kepada bank konvensional dan bank syariah, yang merupakan ketentuan teknis hasil penyelarasan dari Undang-Undang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (UU PPKSK) Nomor 9/2016.
    • Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis pagi, bergerak melemah 12 poin menjadi Rp13.322 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp13.310 per dolar AS.
    • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, dibuka menguat tipis sebesar 3,37 poin menyusul pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta putaran kedua yang kondusif.
    • Otoritas Jasa Keuangan atau OJK akhirnya jelas mengatur soal penetapan status dalam upaya pengawasan bank umum melalui POJK No. 15/POJK.03/ 2017 tentang penetapan status dan tindak lanjut pengawasan bank umum.
    • Mulai Juli 2017 mendatang, suku bunga kartu kredit bakal turun.
    • Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena dolar AS berbalik menguat atau "rebound".
    • Kurs dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada Rabu (Kamis pagi WIB), setelah turun ke posisi terendah dalam tiga minggu di sesi sebelumnya.
    • Wall Street berakhir bervariasi pada Rabu (Kamis pagi WIB), setelah Morgan Stanley bergabung dengan banyak bank besar melaporkan hasil kuartalan yang kuat, sementara IBM dan harga minyak mendorong Dow Jones Industrial Average turun.
    • Harga minyak dunia memperpanjang penurunannya pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena data resmi menunjukkan kenaikan mingguan pertama dalam pasokan bensin AS di dua bulan terakhir.
    • Bursa Asia nyaris bergerak flat pada perdagangan Kamis pagi (20/4).
    • Catatan ekspor Jepang di bulan Maret berkilau

    EKONOMI DOMESTIK

    • Indonesia Composite Bond Index (ICBI) pada perdagangan Selasa berlanjut rally atau menguat +0,2134poin (+0,10%) ke level 222,2248. Penguatan ICBI ditopang oleh kinerja return obligasi pemerintah (INDOBeXG-TR) yang menguat sebesar +0,1975poin (+0,09%) ke level 219,4834. Indeks total return obligasi korporasi (INDOBeXC-TR) pada perdagangan Selasa juga ditutup menguat sebesar +0,3272poin (+0,14%) ke level 232,7754. Kurva IBPA-IGSYC (IBPA-Indonesia Government Securities Yield Curve) berpola bullish dengan rata-rata yield pada seluruh tenornya (1-30tahun) turun sebesar —2,51bps. Pada perdagangan Selasa, yield SBN tenor 2-tahun ditutup di level 6,4142% (—3,28bps); tenor 5-tahun di level 6,8242% (—4,80bps); dan tenor 10-tahun di level 7,2548% (—1,54bps). Dengan demikian INDOBeXG-Effective Yield turut ditutup menurun sebesar —0,0121poin di level 7,1793. Harga SUN benchmark justru kompak terkoreksi dengan rata-rata sebesar —7,73bps. Pelemahan harga terbesar dicatatkan oleh FR0061 yakni sebesar —14,67bps. Sedangkan pelemahan harga terendah dicatatkan oleh seri FR0072 yakni sebesar —2,71bps. Harga seluruh SBN seri FR dan ORI tampak didominasi penguatan dengan rata-rata harga menguat +10,00bps. Dominasi penguatan harga SBN mendorong INDOBeXG-Clean Price menguat sebesar +0,0805poin ke level 115,1607. Aktivitas perdagangan tampak ramai. Total frekuensi perdagangan naik +28,98% dari 459 kali menjadi 592 kali. Total volume perdagangan meningkat sebesar +72,58% dari Rp4,97tn menjadi Rp8,58tn. Peningkatan aktivitas perdagangan dipicu oleh SUN tenor pendek yang mengalami kenaikan volume hingga +221,57% dan kenaikan total frekuensi sebesar +39,22%. Maraknya transaksi SUN tenor pendek karena banyaknya aksi beli seiring dengan rata-rata yield SUN tenor pendek yang menurun paling besar yakni —4,58bps. Banyaknya aksi beli SUN tenor pendek diperkirakan sebagai antisipasi pelaku pasar menjelang Pilkada DKI putaran kedua. Dari segi seri teraktif, FR0074 menjadi yang paling banyak ditransaksikan yakni 80 kali dengan total volume Rp192miliar. Sedangkan obligasi korporasi teraktif dicatatkan seri MAYA03SB dengan frekuensi 12 kali dan volume Rp10miliar. Menguatnya pasar obligasi domestik pada perdagangan Selasa didorong oleh sentimen positif dari dalam negeri yakni respon positif Neraca Perdagangan Maret dan dari global yakni kenaikan pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang diatas ekspektasi. Namun demikian, pasar juga tampak dibayangi aksi antisipasi sentimen geopolitik global lanjutan dan pelaksanaan Pilkada DKI putaran kedua yang kemungkinan memicu terkoreksinya SUN benchmark dan maraknya transaksi SUN tenor pendek. Pasar primer turut positif yang tercermin dari kelebihan penawaran masuk pada lelang SBSN sebesar 2,39 kali atau Rp14,33tn. Namun pemerintah hanya memenangkan 4 dari 5 seri yang dilelang dengan nilai penyerapan sebesar Rp3,47tn. Pasar obligasi pada perdagangan Kamis masih berpeluang untuk bergerak positif. Kondisi tersebut ditopang oleh sentimen positif dari dalam negeri seperti surplusnya Neraca Perdagangan bulan Maret dan outlook pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2017 dan 2018 oleh IMF yang diproyeksi lebih baik seiring dengan kenaikan harga komoditas. Sentimen menguatnya ekonomi Tiongkok turut memberi sentimen positif global. Selain itu pelaksanaan Pilkada DKI putaran kedua yang berlangsung lancar diperkirakan juga membawa sentimen positif. Hari ini pelaku pasar juga menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang diprediksi mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate di level 4,75% seiring terkendalinya kondisi ekonomi makro.
    • Bank Indonesia menerbitkan dua peraturan baru terkait pinjaman atau pembiayaan likuiditas jangka pendek kepada bank konvensional dan bank syariah, yang merupakan ketentuan teknis hasil penyelarasan dari Undang-Undang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (UU PPKSK) Nomor 9/2016. Dua peraturan tersebut akan menjadi koridor bagi Bank Sentral saat ingin memberikan pinjaman atau pembiayaan jangka pendek kepada perbankan yang dilanda kesulitan likuiditas dan berpotensi menimbulkan krisis. Berdasarkan salinan dua PBI tersebut yang dikutip di Jakarta, Selasa, ada syarat bagi perbankan konvensional dan syariah jika ingin memperoleh Pinjaman Likuiditas Jangka Pendek (PLJP) dan Pembiayaan Likuiditas Jangka Pendek Syariah (PLJPS) tersebut. Tercantum dalam Peraturan BI (PBI) No.19/3/PBI/2017 tentang PLJP bagi Bank Umum Konvensional, dan PBI No.19/4/PBI/2017 tentang PLJPS bagi Bank Umum Syariah, BI mensyaratkan bank konvensional yang dapat memperoleh PLJP adalah bank yang harus solven, memiliki komposit tingkat kesehatan bank paling rendah II, memiliki agunan berkualitas tinggi sebagai jaminan PLJP, dan diperkirakan mampu untuk mengembalikan PLJP. Secara umum empat syarat yang sama juga diberlakukan kepada bank umum syariah jika ingin memperoleh PLJPS. PLJP dan PLJPS ini akan sangat dibutuhkan bank konvensional dan bank syariah jika mengalami kesulitan likuiditas karena banyaknya arus dana keluar dibanding dana yang masuk. Sesuai kerangka PPKSK, BI berperan sebagai "the lender of last resort" melalui instrumen PLJP dan PLJPS. Adapun kategori solven bagi bank dilihat dari rasio kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM) bulan terakhir dari bank tersebut, harus paling rendah sama dengan rasio KPMM berdasarkan profil risiko penilaian dari Otoritas Jasa keuangan (OJK). Kemudian agunan bagi bank umum konvensional untuk memperoleh PLJP, kini dapat berupa Sertifikat Deposito BI (SDBI), selain SBI, SBN, ataupun surat berharga lain yang sesuai persyaratan BI. BI juga melakukan pembaruan untuk kriteria aset kredit untuk dijadikan agunan. Sedangkan untuk bank syariah, agunan yang dapat dipergunakan adalah surat berharga syariah meliputi SBIS, SBSN, dan surat berharga lain yang memenuhi persyaratan serta aset pembiayaan yang sesuai kriteria yang diatur lebih rigid dalam PBI tersebut. Beberapa hal lainnya yang diatur adalah jangka waktu PLJP maupun PLPJPS paling lama 14 hari kalender untuk setiap periode dan dapat diperpanjang secara berturut-turut untuk jangka waktu PLJP keseluruhan paling lama 90 hari. Adapun bunga yang dibebankan untuk bank konvensional PLJP adalah bunga harian atas baki debet PLJP yang dihitung dengan menggunakan tingkat suku bunga sebesar repurchase agreement rate (tingkat suku bunga lending facility) ditambah margin sebesar 400 basis poin. Sedangkan untuk bank syariah, dikenakan bagi hasil harian kepada Bank atas saldo pokok PLJPS. Dalam perhitungan bagi hasil, ditetapkan nisbah bagi hasil untuk Bank Indonesia sebesar 80 persen. Bagi hasil dihitung dengan menggunakan nisbah bagi hasil untuk BI yang sebesar 80 persen dikalikan dengan tingkat realisasi imbalan deposito investasi mudharabah sebelum distribusi pada Bank yang menerima PLJPS. Selama periode pemberian pinjaman atau pembiayaan itu, bank dilarang melakukan penempatan dana, menyalurkan kredit atau pembiayaan baru kepada pihak terkait bank, kecuali untuk pemenuhan komitmen yang telah diperjanjikan sebelumnya, merealisasikan penarikan dana oleh pihak terkait bank dan melakukan pembagian dividen. Selain itu, baik bank konvensional dan syariah, selama periode pemberian PLJP ataupun PLJPS, hanya dapat mengikuti operasi moneter Bank Indonesia yang bersifat ekspansi. Dua ketentuan tersebut berlaku sejak 13 April 2017.
    • Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis pagi, bergerak melemah 12 poin menjadi Rp13.322 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp13.310 per dolar AS. Ekonom Samuel Sekuritas Ranggga Cipta di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa dolar AS mulai menguat setelah beberapa data ekonomi Amerika Serikat dirilis cukup baik serta Dana Moneter Internasional (IMF) yang lebih optimistis terhadap perekonomian global. "Kondisi itu mulai mengobati pesimisme di kalangan pelaku pasar global," katanya. Kendati demikian, lanjut dia, potensi pembalikan arah ke area positif masih cukup terbuka menyusul mulai berkurangnya ketidakpastian sentimen politik di dalam negeri, terutama pada Pilkada DKI Jakarta. "Hasil hitung cepat Pilkada DKI paling tidak mengurangi satu ketidakpastian sehingga pergerakan aset berdenominasi rupiah akan lebih dipengaruhi oleh faktor fundamental yang saat ini cenderung membaik," katanya. Ia menambahkan fokus pasar selanjutnya akan beralih ke pengumuman suku bunga acuan Bank Indonesia (BI 7-day Reverse Repo Rate) pada Rabu ini (20/4). Diperkirakan Bank Indonesia mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate di posisi 4,75 persen. "Selain itu, pasar juga akan kembali menyoroti pengumuman peringkat utang Indonesia oleh Standard & Poors (S&P) yang saat ini diperkirakan naik ke layak investasi," katanya. Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk Rully Nova mengatakan bahwa setelah pelaksanaan Pilkada DKI yang berjalan lancar diharapkan mata uang rupiah kembali ke tren penguatan mengingat perkembangan ekonomi nasional cukup kondusif. "Dalam jangka panjang, ruang penguatan rupiah terhadap dolar AS masih terbuka di tengah perekonomian yang kondusif," katanya.
    • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, dibuka menguat tipis sebesar 3,37 poin menyusul pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta putaran kedua yang kondusif. IHSG BEI dibuka naik 3,37 poin atau 0,06 persen menjadi 5.609,89 poin. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak menguat 0,84 poin (0,09 persen) menjadi 924,84 poin. Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere di Jakarta Kamis mengatakan bahwa pelaksanaan Pilkada yang berjalan lancar direspon positif pelaku pasar sehingga IHSG kembali bergerak menguat. "Pemilihan Pilkada yang berlangsung aman dan damai bisa memberikan kepercayaan bagi investor untuk menanamkan investasi pada aset saham," katanya. Kendati demikian, lanjut dia, laju IHSG cenderung terbatas menyusul masih adanya kekhawatiran investor terhadap sentimen geopolitik global. Amerika Serikat telah mengerahkan kapal induk ke dekat perairan Semenanjung Korea. "Investor mengkhawatirkan konflik itu akan pecah," katanya. Analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada menambahkan bahwa laju bursa saham di kawasan Asia yang positif turut memberi sentimen positif bagi pergerakan IHSG. "Selain faktor itu, sejumlah data ekonomi nasional yang telah dirilis dengan mencatatkan hasil positif juga masih menjaga pergerakan IHSG," katanya. Bursa regional, di antaranya Indeks Bursa Nikkei naik 56,85 poin (0,31 persen) ke 18.489,05, indeks Hang Seng menguat 91,40 poin (0,38 persen) ke 23.917,28, dan Straits Times menguat 10,57 poin (0,32 persen) posisi 3.136,19.
    • Otoritas Jasa Keuangan atau OJK akhirnya jelas mengatur soal penetapan status dalam upaya pengawasan bank umum melalui POJK No. 15/POJK.03/ 2017 tentang penetapan status dan tindak lanjut pengawasan bank umum. Regulasi tersebut menyebutkan bahwa status pengawasan bank ditetapkan oleh OJK. Ada tiga jenis pengawasan, yaitu normal, intensif, dan pengawasan khusus. Khusus untuk bank dalam pengawasan intensif adalah mereka yang dinilai berpotensi kesulitan dan membahayakan kelangsungan usaha. Bank yang dinilai memiliki potensi kesulitan yang membahayakan kelangsungan usaha ditetapkan berdasarkan beberapa syarat a.l. rasio kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM) sama dengan atau lebih besar dari 8%. Selain itu, rasio modal inti atau modal tier 1 kurang dari persentase yang ditetapkan OJK. Adapun untuk rasio giro wajib minimum (GWM) dalam rupiah sama dengan atau lebih besar dari rasio yang ditetapkan untuk GWM dalam rupiah yang wajib dipenuhi bank. Dari sisi rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) net ditetapkan lebih dari 5% dari total kredit atau total pembiayaan. Untuk tingkat kesehatan, bank harus dengan peringkat komposit empat atau lima. Bisa juga tingkat kesehatan bank dengan peringkat komposit tiga asalkan tata kelolanya peringkat empat atau lima. POJK menyatakan, bank dalam pengawasan intensif ditetapkan untuk jangka waktu paling lambat setahun sejak tanggal surat pemberitahuan OJK. Jangka waktu pengawasan intensif ini bisa diperpanjang paling panyak sekali dan paling lama setahun. Untuk perpanjangan ada syaratnya lagi, yaitu NPL net lebih dari 5% dari total kredit atau total pembiayaan, tingkat kesehatan bank dengan peringkat komposit empat atau lima, serta tingkat kesehatan bank dengan peringat komposit tiga disertai peringkat tata kelolanya empat atau lima. Ketentuan soal bank dalam pengawasan intensif ini ditetapkan Ketua Dewan Komisioner OJK pada 4 April 2017. Lantas diundangkan oleh Menkumham di Jakarta, 7 April 2017.
    • Mulai Juli 2017 mendatang, suku bunga kartu kredit bakal turun. Perbankan memanfaatkan sisa waktu dua bulan ini untuk sosialisasi tingkat bunga kartu kredit yang baru itu ke nasabah. Bank penerbit kartu kredit akan menerapkan bunga kartu kredit sebesar 2,25% per bulan mulai Juli 2017. Batas atas bunga kartu kredit itu turun dari 2,95% per bulan yang berlaku saat ini. Eni V Panggabean, Direktur Eksekutif Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) mengatakan, bank-bank sudah mulai melakukan sosialisasi soal pemberlakukan bunga kartu kredit yang baru. Salah satu caranya melalui pesan singkat kepada nasabah. BI mendukung langkah perbankan tersebut. Ini semakin meneguhkan langkah BI untuk tetap menerapkan bunga kartu kredit 2,25% pada awal Juli 2017. Direktur Kartu Kredit dan Personal PT Bank Mega Tbk Dodit W Probojakti mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi tentang bunga kartu kredit sejak 1 April 2017 melalui semua channel seperti website Bank Mega, email blast, pesan singkat, pesan laporan penagihan hingga sosial media. Dodit bilang, ada biaya yang dikeluarkan oleh bank namun nilainya tidak besar. Sebab publikasi melalui teknologi tak memakan banyak biaya. Selain itu, pemegang kartu kredit yang rata-rata memiliki dua kartu kredit sangat menyadari informasi penerapan bunga kartu kredit baru. Penurunan bunga kartu kredit akan mendorong konsumen memanfaatkan kartu kredit dalam kebutuhan pendanaan. Bank milik Chairul Tanjung ini memprediksikan, pasca penurunan bunga, nilai transaksi kartu kredit dapat tumbuh 10%-15% di 2017. "Kami mencatat nilai transaksi kartu kredit Bank Mega naik 10% per Maret 2017," kata Dodit, Rabu (19/4). Adapun, rata-rata nilai transaksi sebesar Rp 2,4 triliun di kuartal I-2017, naik 10% secara year-on-year (yoy). Sedangkan, total penerbitan kartu kredit mencapai 1,5 juta kartu per kuartal I-2017 dengan target 1,6 juta kartu di akhir 2017. Santoso Liem, Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengatakan, BCA juga sudah mulai melakukan sosialisasi baik melalui SMS maupun pesan laporan penagihan kepada nasabah. Hasil sosialisasi tersebut mendapatkan respon positif dari para pemegang kartu meskipun belum dapat terindentifikasi seberapa besar efek pemanfaatan kartu kredit ke depan. BCA menargetkan bisnis kartu kredit dapat tumbuh 8%-9% di tahun 2017 ini. Menurut Santoso, awal kuartal I-2017 pertumbuhan ekonomi relatif lebih baik walaupun tidak terjadi pada semua sektor. "Kami mengharapkan pada kuartal II-2017 ekonomi akan lebih baik sehingga alat pembayaran pun akan terdongkrak transaksinya," jelas dia. Senada, Corina Leyla Karnalies, Pemimpin Divisi Bisnis Kartu PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menuturkan, BNI telah mengkomunikasikan kepada nasabah terkait batas atas ( capping) bunga kartu kredit. Ini sesuai aturan Bank Indonesia (BI) perbankan wajib menerapkan bunga tersebut per Juli 2017. BNI mencatat pertumbuhan kartu kredit 9,8% menjadi Rp 10,91 triliun per kuartal I-2017 dibandingkan posisi Rp 9,94 triliun per kuartal I-2016.

    EKONOMI GLOBAL

    • Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena dolar AS berbalik menguat atau "rebound". Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni, turun 10,7 dolar AS atau 0,83 persen menjadi menetap di 1.283,40 dolar AS per ounce. Setelah beberapa hari mengalami kerugian akibat pernyataan Presiden AS dan kekhawatiran geopolitik, Indeks Dolar AS naik 0,24 persen menjadi 99,74 pada pukul 19.00 GMT. Indeks merupakan ukuran dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan turun, karena emas yang diukur dengan dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor. Namun demikian, emas dicegah dari penurunan lebih lanjut karena indeks Dow Jones Industrial Average AS merosot 109,63 poin atau 0,53 persen pada pukul 19.00 GMT. Para analis mencatat bahwa ketika ekuitas mengalami kerugian maka logam mulia biasanya naik, karena investor mencari tempat yang aman. Para investor juga memantau secara hati-hati pernyataan-pernyataan yang dibuat oleh anggota Federal Reserve AS untuk mengantisipasi kenaikan suku bunga berikutnya. Informasi terakhir menunjukkan banyak investor percaya bahwa The Fed dapat menaikkan suku bunga dari 1,00 ke 1,25 selama pertemuan Juni. Perak untuk pengiriman Mei turun 11 sen atau 0,60 persen menjadi ditutup pada 18,178 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 8,3 dolar AS atau 0,85 persen menjadi berakhir di 970,30 dolar AS per ounce.
    • Kurs dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada Rabu (Kamis pagi WIB), setelah turun ke posisi terendah dalam tiga minggu di sesi sebelumnya. Ketegangan geopolitik yang terus meningkat di Semenanjung Korea telah mendorong permintaan pasar terhadap mata uang "safe haven" seperti yen Jepang pada awal pekan ini. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,73 persen menjadi 99,560 di akhir perdagangan pada Selasa (18/4), tingkat terendah dalam tiga minggu terakhir. Tanpa data ekonomi utama yang keluar pada Rabu (19/4), indeks dolar AS berbalik naik atau "rebound" 0,23 persen dan diperdagangkan di 99,731 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,0721 dolar AS dari 1,0729 dolar AS, dan pound Inggris turun menjadi 1,2790 dolar AS dari 1,2841 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia merosot menjadi 0,7499 dolar AS dari 0,7558 dolar AS. Dolar AS dibeli 108,72 yen Jepang, lebih tinggi dari 108,550 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS juga menguat menjadi 0,9976 franc Swiss dari 0,9962 franc Swiss, dan naik tipis menjadi 1,3481 dolar Kanada dari 1,3380 dolar Kanada.
    • Wall Street berakhir bervariasi pada Rabu (Kamis pagi WIB), setelah Morgan Stanley bergabung dengan banyak bank besar melaporkan hasil kuartalan yang kuat, sementara IBM dan harga minyak mendorong Dow Jones Industrial Average turun. Dow Jones Industrial Average berkurang 119,47 poin atau 0,58 persen menjadi ditutup pada 20.403,81 poin. Indeks S&P 500 kehilangan 4,02 poin atau 0,17 persen menjadi ditutup pada 2.338,17 poin, sedangkan indeks komposit Nasdaq naik 13,56 poin atau 0,23 persen menjadi 5.863,03 poin. Wakil Ketua Federal Reserve AS Stanley Fischer mengatakan pada Rabu (19/4) bahwa normalisasi kebijakan AS cenderung bertahap, media melaporkan. Dia mengatakan bahwa setiap dampak dari pengetatan "akan bisa dikelola." Saham Morgan Stanley menguat 2,81 persen sekitar tengah hari pada Rabu (19/4), setelah melaporkan hasil kuartal pertama yang lebih baik dari perkiraan. Bank investasi itu membukukan pendapatan bersih sebesar 9,7 miliar dolar AS untuk kuartal pertama 2017, dibandingkan dengan 7,8 miliar AS pada periode sama tahun lalu. Untuk kuartal tersebut laba bersihnya mencapai 1,9 miliar dolar AS atau satu dolar AS per saham dilusian. Saham IBM turun hampir 5,0 persen pada awal perdagangan Rabu (19/4), setelah raksasa teknologi tersebut membukukan penjualan kuartalan yang lemah. IBM mengumumkan setelah bel penutupan Senin (17/4), laba dilusian kuartal pertama 2017 mencapai sebesar 1,85 dolar AS per saham, turun 11 persen dari periode sama tahun lalu. Sementara itu, saham energi terpukul karena harga minyak mentah merosot. Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei, turun 1,97 dolar AS menjadi menetap di 50,44 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juni, turun 1,96 dolar AS menjadi ditutup pada 52,93 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
    • Harga minyak dunia memperpanjang penurunannya pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena data resmi menunjukkan kenaikan mingguan pertama dalam pasokan bensin AS di dua bulan terakhir. Persediaan bensin AS meningkat sebesar 1,5 juta barel pada pekan lalu, menentang konsensus pasar untuk penurunan 2,0 juta barel, menurut laporan mingguan yang dikeluarkan oleh Badan Informasi Energi AS (EIA) pada Rabu (19/4). Namun demikian, persediaan minyak mentah AS turun sebesar 1,0 juta barel pada pekan lalu menjadi 532,3 juta barel, kata EIA. Selain itu, harga minyak berada di bawah tekanan karena dolar AS yang lebih kuat mengurangi sentimen para investor, membuat minyak berdenominasi dolar AS kurang menarik bagi pemegang mata uang lainnya. Indeks dolar AS, yang mengukur mata uang greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,23 persen menjadi 99,731 di akhir perdagangan pada Rabu (19/4). Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei turun 1,97 dolar AS menjadi menetap di 50,44 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juni, turun 1,96 dolar AS menjadi ditutup pada 52,93 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
    • Bursa Asia nyaris bergerak flat pada perdagangan Kamis pagi (20/4). Minim sentimen, bursa kawasan bergerak tak sampai 0,1%, mengekor bursa Amerika Serikat yang ditutup dengan penurunan, kondisi politik di Eropa, dan merosotnya harga minyak mentah. Indeks Nikkei 225 di Jepang menguat tipis 0,02%, Indeks ASX di Australia naik 0,05%, sementara Indeks Kospi di Korea Selatan turun 0,05%. Pasar diperkirakan masih akan memperhatikan kondisi politik di Eropa dan ketegangan di kawasan Semenanjung Korea. Akhir pekan lalu diberitakan, kapal induk AS USS Carl Vinson dari Singapura bukan mengarah ke utara menuju Korea seperti yang diutarakan AS sebelumnya, tapi ke selatan arah lepas pantai Indonesia Sabtu lalu. Pemilu presiden Prancis yang digelar pekan ini juga bisa mempengaruhi euro/dollar dan bursa Australia.  Sementara itu, dollar AS hari ini menguat dari level terendah tiga-pekan sebelumnya. Pagi ini Indeks Dollar di posisi 99,79 terhadap enam mata uang utama dunia lainnya. Terhadap yen, dollar menguat tipis dan diperdagangkan di USD/JPY 108,85 berbanding 108,4 kemarin. Harga minyak mentah menguat terbatas, setelah kemarin terlempar lagi ke level US$ 50 per barel dari US$ 52. Pagi ini, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei 2017 di bursa Nymex sebesar US$ 50,69 per barel.
    • Catatan ekspor Jepang di bulan Maret berkilau. Analis melihat, kinerja perdagangan Jepang di akhir kuartal pertama bisa menjadi titik tolak pertumbuhan ke depan di tahun ini. Jepang mencatat ekspor di bulan Maret naik 12% dibanding bulan yang sama tahun lalu. Angka tersebut jauh melampaui perkiraan pasar yaitu 6,7%. Dari segi volume, ekspor Jepang naik 6,6% dibanding setahun sebelumnya, dan menjadi kenaikan bulan kedua. Ini juga menjadi sinyal permintaan global meningkat terhadap produk-produk dari Jepang. Meski diharapkan bisa menjadi momentum pertumbuhan, perdagangan Jepang masih dibanyagi risiko pengetatan proteksi perdagangan oleh Amerika Serikat. Eskpor Jepang ke AS pada Maret lalu tumbuh 3,5%, didorong kenaikan pengiriman komponen kendaraan bermotor. Namun, surplus perdagangan dengan AS turun 8,1% pada Maret lalu menjadi ¥ 628,1 miliar atau US$ 5,77 miliar, dikarenakan kenaikan impor LNG dan gandum. Eskpor Jepang ke China naik 16,4% di periode tersebtu, sedangkan ke Asia tumbuh 16,3%. Sementara itu, impor Jepang keseluruhan naik 15,8% dibanding Maret tahun lalu. Ini merupakan kenaikan terbesar sejak Maret 2014 seiring dengan kenaikan harga minyak yang membuat impor energi menjadi lebih mahal.

    Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah

    Perhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.