Bank Jateng

    Bank Pembangunan Daerah atau Bank Jateng memproyeksikan pertumbuhan pemyaluran pada 2017bakal naik 41,48% menjadi  sebesar Rp10,573 miliar, dari tahun lalu,.  untuk segmentasi kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

    “Terdapat penyalurankredit di sektor mikro, proyeksi di 2017 adalah sebesar Rp1,082 miliar atau tumbuh 47,75% dibanding 2016,” ujar Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno dalam keterangan resminya, Rabu. (15/3)

    Sementara itu, Bank Jateng telah meluncurkan program berupa aplikasi pembiayaan pertanian organik, selaras, amanah dan alami (Prosalam) di Magelang, akhir pekan lalu.

    Peluncuran program itu ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan PT Tiga Pilar Sejahtera. Serta MoU dengan PT Citra Jaya Lestari tentang pengembangan  aplikasi Petani Jateng dan Mitra Jateng.

    Supriyatno menuturkan pihak ketiga yang diajak kerja sama dalam pengembangan aplikasi Petani Jateng tersebut, agar mempermudah akses petani dalam mencari permodalan maupun memasarkan produksi pertanian.

    “Pihak ketiga itu nanti yang akan membeli hasil panen dari petani. Jadi tidak perlu bingung memasarkan hasil panennya,” tuturnya.

    Pada aplikasi petani jateng tersebut, lanjutnya, dilengkapi fungsi marketplace, sehingga, petani yang sudah terdaftar bisa memasarkan hasil panen melalui aplikasi tersebut. Kemudian hasil panen dibeli oleh pihak ketiga yang sudah bekerjasama.

    Petani yang dimaksud adalah petani yang menjadi binaan dari Bank Jateng, di antaranya adalah petani yang mengambil pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR) maupun kredit Mitra Jateng (KMJ) 25. (RS)

    http://semarangpedia.com/bank-jateng-patok-penyaluran-kredit-2017-tumbuh-capai-rp1057-miliar/