Buka loket penukaran uang, begini kondisi Bank Jateng di Soloraya

Buka loket penukaran uang, begini kondisi Bank Jateng di Soloraya

Jawa Tengah – Sebanyak tujuh kantor cabang Bank Jateng di wilayah Soloraya siap melayani penukaran uang baru bagi masyarakat untuk menghadapi Ramadan dan Lebaran 2017. Pelayanan itu sebagai tindak lanjut kerjasama dengan Bank Indonesia (BI) terhadap tingginya kebutuhan uang tunai di masyarakat.

Pimpinan Bank Jateng Cabang Koordinator Surakarta, Irianto Harto Saputro mengatakan, mulai hari ini, Selasa (30/5), tujuh kantor cabang Bank Jateng yang berada di Kota Solo, Kabupaten Klaten, Sukoharjo, Boyolali, Sragen, Wonogiri, dan Karanganyar telah membuka loket penukaran uang baru. Adapun jam pelayanan dibuka mulai pukul 08.00 – 11.00 WIB.

“Untuk pekan ini hanya dilayani pada hari ini. Kemudian pada pekan ke dua hingga ke tiga dilayani tiap hari Selasa dan Kamis. Sedangkan pelayanan penukaran uang pada pekan ke empat akhir Juni akan dilayani full dari hari Senin hingga Kamis di enam kantor cabang Bank Jateng. Karena Bank Jateng Cabang Koordinator Surakarta akan memberikan pelayanan bersama perbankan lainnya di Benteng Vastenburg pada Senin – Kamis (19-22/6),” kata dia, Selasa (30/5).

Disinggung mengenai syarat penukaran uang, Irianto menjelaskan, masyarakat cukup membawa fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk mengisi absensi antrean di bank yang terletak di Jalan Slamet Riyadi no 21 Kota Solo tersebut. Pasalnya, tiap orang hanya bisa menukarkan uang satu kali sekaligus bertujuan untuk pemerataan.

Selain itu, sambung dia, penukaran uang dibatasi maksimal Rp 4,4 juta per orang. Adapun nominal pecahannya meliputi, uang pecahan Rp 20.000 sebanyak 100 lembar (Rp 2 juta), pecahan uang Rp 10.000 sebanyak 100 lembar (Rp 1 juta), pecahan Rp 5.000 sebanyak 200 lembar (Rp 1 juta), dan pecahan Rp 2.000 sebanyak 200 lembar (Rp 400 ribu).

“Sesuai petunjuk BI, masing-masing kantor cabang Bank Jateng menyiapkan 150 antrian atau mengalokasikan pecahan uang baru sebanyak Rp 660 juta. Dan di hari pertama tadi, antrean sudah berlangsung sejak subuh dan rampung sekitar pukul 10.30 WIB. Maka bagi yang hari ini tidak kebagian bisa datang kembali Selasa dan Kamis pekan depan,” jelas Irianto saat ditemui.

Antusiasme serupa juga juga terjadi di kantor Bank Jateng cabang Boyolali. Masyarakat Kota Susu itu memenuhi loket penukaran uang baru di bank yang berkantor di Jalan Merbabu no 3 atau depan Monumen Arjuna Wijaya.

“Tadi sekitar pukul 10.00 WIB membludak. Antrean juga dibatasi maksimal 150 orang. Tiap orang hanya boleh menukarkan Rp 4,4 juta,” kata Pimpinan Bank Jateng Cabang Boyolali, Aris Setiyawan.
(I) Laporan: Aditya Putra Wijaya

Leave a Comment