Bank Jateng targetkan aset Rp 60 triliun

Merdeka.com, Jawa Tengah – Bank Jateng menargetkan memiliki aset sebesar Rp 60 triliun di tahun 2017. Target tersebut dicanangkan berdasar pencapain kerja pada 2016.

Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno mengatakan pertumbuhan bisnis saat ini sangat menggembirakan. Bahkan pencapaiannya di atas rata-rata industri keuangan nasional, kelompok BPD, dan lembaga perbankan se-Jawa Tengah.

“Pada 2016, aset mencapai Rp 51,5 triliun, ini meningkat 1,68 kali dibanding tahun 2013 yang asetnya Rp 30,7 triliun,” jelasnya, Senin (31/1).

Peningkatan aset ini didukung dana pihak ketiga sebesar 1,84 kali dan penyaluran kredit yang meningkat 1,66 kali. Selain itu juga peningkatan laba usaha sebesar 1,39 kali atau Rp 1,32 triliun.

Pencapaian kinerja lain, rasio kredit usaha produktif meningkat hampir 200 persen dari 14 persen mencapai 29,02 persen di Desember 2016. “Kami optimistis target tersebut tercapai karena tim Bank Jateng memiliki semangat dan komitmen yang sama. Pada 2013, Bank Jateng berada di peringkat keempat namun saat ini sudah berada di peringkat kedua, di bawah Bank BJB,” jelasnya.

Supriyatno menambahkan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendapat penghargaan dari Presiden Joko Widodo sebagai pemangku kebijakan dengan wilayah terbaik penyaluran keuangan daerah. “Penyaluran itu dibuktikan dengan program Mitra 25 yang platformnya Rp 25 juta dan Mitra 02 platform Rp 2 juta,” tambah Supriyatno.