Bank Jateng serahkan 70 mesin e-parking kepada Pemkot Semarang

Jawa Tengah – Bank Jateng menyerahkan mesin tapping box beserta mesin e-tax parkir kepada Pemerintah Kota Semarang senilai Rp 798 juta. Penyerahan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Penyerahan dilakukan  dalam rangkaian Resepsi Hari Ulang Tahun (HUT) ke 470 Kota Semarang dengan tema Semarak Kidung Gempita, Semarang Bergerak Bersama, di Halaman Bali Kota Semarang, Jumat (5/5) malam. E-parking ini merupakan kerja sama antara Bank Jateng dengan Pemerintah Kota Semarang dalam mengelola pendapatan daerah dari sektor parkir.

“E-parking ini adalah sebuah terobosan kerja sama antara Pemerintah Kota Semarang dengan Bank Jateng, kaitanya bagaimana kita meningkatkan pendapatan asli daerah,” ujar Supriyatno. Ia mengungkapkan dengan adanya e-parking akan meningkatkan pelayanan pemerintah kepada warganya, khusunya pengguna parkir. Selain itu, pendapatan daerah dari parkir akan langsung masuk kas daerah.

“Dengan adanya e-parking ini pendapatan kota bertambah, artinya pertama dengan adanya e-parking ini mendisiplinkan pengguna parkir untuk membayar pada tempatnya, dan kedua dengan e-parking ini juga memberikan layanan yang cepat dan teruji. Sehingga apa, para pengguna parkir ini secara pasti bisa tahu bahwa apa yang dibayarkan oleh mereka langsung masuk kepada kas Pemerintah Kota,” paparnya.

Ia berharap dengan adanya e-parking ini akan turut serta mempercepat pembangunan Kota Semarang menuju Smart City. “Sistem ini tentu saja akan terus berkembang dan disempurnakan, di samping itu kita akan menambah titik-titik penggunaan e-parking ini, kalau ini bisa akan menggembirakan masyarakat dan Pemerintah Kota,” tuturnya. Sementara ini tujuh titik kantung parkir telah terpasang mesin e-parking. Selanjutnya akan dilanjutkan lagi di beberapa titik. Kantung parkir yang telah dipasang mesin adalah di beberapa rumah sakit dan mall, sebentar lagi akan dipasang di bandara dan stasiun serta kantung-kantung parkir lainnya baik itu off street maupun on street.

“Sebulan yang biasanya enam, tujuh juta, sekarang sudah dua puluh juta, targetnya Bank Jateng adalah melayani sebanyak mungkin titik-titik itu,” tambahnya.

(PU)
Laporan: Jamal Abdun Nashr