Bank Jateng Perbesar Penyaluran Kredit Berbunga Rendah

SEMARANG, KOMPAS.com – Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (BPD Jateng) akan memperluas cakupan kredit bagi warga yang hendak mengembangkan usahanya di tahun ini.

Warga ataupun nasabah bisa mengambil program dari suku bunga rendah yang telah diluncurkan tahun lalu.

Direktur Bisnis Bank Jateng Pujiono mengatakan, program kredit rendah untuk masyarakat kecil dan menengah ini menunjukkan tren positif. Program yang diluncurkan tahun 2016 seperti mitra 02 dan mitra 7 tetap dilanjutkan tahun 2017 ini.

“Target kami di bulan Maret 2017 penyaluran kredit sudah sampai Rp 300 Miliar,” kata Pujiono, Jumat (20/1/2017).

Bank Jateng memperkenalkan dua unit produk kredit bunga rendah ke dalam program Mitra 25 dan Mitra 02. Dua program itu disalurkan tanpa adanya agunan atau jaminan.

Produk KUR Mitra 25 dikenakan bunga 7 persen per tahun dengan plafon maksimal Rp 25 juta, sementara Mitra 02 sebesar 2 persen maksimal Rp 2 juta.

Pada tahun ini, perseroan mengalokasikan Rp 400 miliar untuk program tersebut, atau 1 persen dari aset bank yang mencapai Rp 40,8 triliun.

Pujiono mengatakan, pihaknya akan menyalurkan kredit untuk berbagai sektor seperti pertanian, perdagangan, hingga sektor perikanan dan kelautan.

“Wilayah Jepara saat ini sudah ada 493 nasabah dengan plafon 8,1 M. Kita tidak bicara berapa nasabah yang masuk, tapi outsanding yang digunakan. Orang kan butuh modal variasi, makin kecil plafon, maka makin banyak nasabah yang bisa masuk,” tambahnya.

Terkait program ini, Bank Jateng mengaku tidak ada masalah. Tunggakan kredit bermasalah sejauh ini masih berjalan normal. “2016 kemarin belum ada NPL, selama ini masih nol. Semua masih lancar,” ucapnya.