Bank Jateng Menjaga Pertumbuhan Kredit Dua Digit

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah atau Bank Jateng optimistis pertumbuhan kredit tahun ini bisa menyentuh dua digit.

Direktur Operasional BPD Jateng Hanawijaya mengatakan, sejak awal tahun ini jumlah pinjaman yang disalurkan perseroan kepada berbagai debitur sudah menunjukkan pertumbuhan dua digit. Contohnya per Januari secara year on year naik 11,2% hampir mendekati target OJK 12%.

“Optimistis kami atas penyaluran kredit terkait juga dengan dimulainya sejumlah proyek pemerintah daerah dan semakin bertumbuhnya investasi di daerah,” tuturnya kepada Bisnis, Selasa (2/5/2017).

Adapun per Maret tahun ini, kredit disebutkan tumbuh 16,42% (yoy). Sektor yang dominan adalah perdagangan, konstruksi, kredit kepada perusahaan pembiayaan, dan lain-lain. Kinerja kredit BPD Jateng disertai dengan NPL sebesar 1,5%.

Hanawijaya mengutarakan, secara umum likuiditas perusahaan terbilang masih longgar. Hal ini tercermin dari pertumbuhan DPK perseroan di kisaran 12% atau lebih tinggi daripada kredit. “LDR kami masih di kisaran 81%,” tuturnya.

BPD JAteng mengoptimalkan kelebihan dana yang menumpuk pada awal tahun dengan penempatan pada pasar uang antarbank (PUAB) dan instrument Bank Indonesia.

Sepanjang thaun ini, BPD Jateng menargetkan pertumbuhan penghimpunan DPK bisa lebih dari 16% dengan rasio dana murah lebih dari 60%. Pendorong penghimpunan dana murah perseroan adalah layanan digital seperti host to host, e-retribusi, e-tax, tabungan siswa dan sekolah, dan lain-lain.

Sumber : JIBI