Bank Jateng Kembangkan Layanan Syariah

SEMARANG – Bank Jateng akan terus mengembangkan layanan syariah dengan memperluas jaringan kantor dan pengembangan produk, baik dana, pembiayaan maupun jasa perbankan lainnya. Bank Jateng Syariah saat ini memiliki 165 jaringan kantor yang tersebar di seluruh Jateng. Terdiri atas 4 kantor cabang syariah, 9 kantor capem syariah, 7 kantor kas syariah, dan 145 layanan syariah.

Hal tersebut dikatakan Direktur Operasional dan UUS Bank Jateng, Hanawijaya di sela Peresmian Kantor Kas Syariah Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Rabu (12/4). Dia mengungkapkan, pembukaan kantor kas syariah Unimus menjadi salah satu upaya strategis untuk meningkatkan pelayanan dan manfaat yang diberikan Bank Jateng Syariah kepada para nasabah dan masyarakat pada umumnya. ”Harapannya kantor kas ini dimanfaatkan seluruh civitas akademika Unimus dan masyarakat sekitar,” katanya.

Dia menambahkan, Muhammadiyah merupakan salah satu pendorong berdirinya Bank Jateng Syariah pada 2008. Hingga saat ini pihaknya telah bekerja sama dengan lebih dari 24 amal usaha Muhammadiyah di bidang kesehatan dan pendidikan. ”Di antaranya RS Roemani, RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan Universitas Muhammadiyah Semarang,” katanya.

Dikatakannya, saat ini total aset Bank Jateng telah mencapai Rp 51,25 triliun dengan kontribusi UUS Rp 3,09 triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 25,22 persen dari posisi akhir Desember 2015 sebesar Rp 40,92 triliun.

Rektor Unimus, Masrukhi mengatakan lokasi kantor kas tersebut sangat strategis. Di samping itu, jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun terus meningkat secara signifikan. Setiap tahun, pihaknya menargetkan penambahan mahasiswa baru. ”Di samping itu, lokasi sekitar kampus merupakan perumahan yang padat. Ini pangsa pasar yang bagus karena warga sekitar juga membutuhkan komunikasi dengan dunia perbankan,” tandasnya. (ric/ce1)