Bank Jateng Ingin Wujudkan Sebagai Bank Daerah Dengan Aset Terbesar

Manajemen Bank Jateng terus berupaya meningkatkan kinerjanya, untuk mewujudkan menjadi bank daerah dengan aset terbesar di Indonesia dalam tiga tahun ke depan.Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno mengatakan upaya itu akan terus dilakukan agar impian menjadi bank daerah terbesar dapat terwujud, meski saat ini Bank UMD itu berada di peringkat kedua di bawah Bank Jawa Barat (BJB). Saat ini aset Bank Jateng mencapai senilai Rp51,25 triliun, di bawah BJB yang lebih tinggi memiliki aset sebesar Rp 97,01 triliun, sdangkan Bank Jatim memiliki aset senilai Rp43,03 triliun dan Bank DKI sebesar Rp26,19 triliun.

“Untuk mencapai impiannya itu aset yang dimiliki Bank Jateng minimal harus di atas nilai Rp50 triliun dan 2017 merupakan penentuan kinerja sebelum menstabilkan aset pada 2018 dan 2019,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya,  kinerja manajemen Bank Jateng juga berupaya terus untuk dapat menumbuhkan bisa mencapai 15% hingga akhir tahun ini. Selama tahun lalu Bank Jateng mampu meraih laba kotor mencapai Rp1,343 triliun dengan pendapatan bersih setelah dipotong pajak Rp 980 miliar, mengalami peningkatan dari tahun sebeluamnya hanya meraih laba kotor Rp1,1 triliun dan laba bersih Rp800 miliar.

“Bahkan Bank Jateng dapat memberikan deviden 50,75% kepada para pemegang saham, di atas yang diharapkan OJK yang rata-rata hanya 30%,” tuturnya,

Bank Jateng sebagai Bank milik pemerintah daerah Jawa Tengah juga dapat lebih memberi peran dalam pembangunan di Jawa Tengah. Terlebih saat ini kinerja Bank Jateng mengalami pertumbuhan yang baik di atas rata-rata perbankan. Bahkan dalam kurun tiga tahun terakhir, asset melesat menjadi Rp50 triliun, laba tembus lebih dari Rp1 triliun. Prestasi ini menjadi modal untuk memberi kontribusi pembangunan di Jawa Tengah, dari aspek kepatuhan dan risiko, Bank Jateng saat ini dalam kondisi yang baik, kredit bermasalah masih terkendali.

https://semarangpedia.com/bank-jateng-ingin-wujudkan-sebagai-bank-daerah-dengan-aset-terbesar/