Bank Jateng Fasilitasi Permodalan Pedagang Pasar Pagi Purwodadi

GROBOGAN – Untuk memberikan bantuan permodalan kepada 901 pedagang di Pasar Pagi Purwodadi, Bank Jateng menyalurkan kredit mitra jateng 25 (KMJ-25). Penyaluran dilakukan secara simbolis kepada perwakilan pedagang saat peresmian Pasar Pagi Purwodadi, Sabtu (4/2/2017).

Dalam peresmian pasar oleh Bupati Grobogan, Sri Sumarni, yang dihadiri jajaran Forkopinda Kabupaten Grobogan dan jajaran Bank Jateng tersebut, juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara Pimpinan Bank Jateng Cabang Purwodadi, Siti Ulfa, dengan Kepala Disperindag Grobogan, Wuryanto.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Jateng, Rahadi Widayanto mengatakan, penyaluran KMJ-25 dimaksudkan untuk menghindarkan para pedagang pasar Pagi Purwodadi dari praktik rentenir.

“Jika selama ini mereka mengambil pinjaman dari non-bank, maka bisa beralih ke Mitra Jateng dengan bunga rendah yaitu 7 persen,” kata Rahadi.

Selain penyaluran KMJ-25, juga diserahkan bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp 266 juta. Dana CSR tersebut diperuntukan bagi rehab 38 rumah tidak layak huni (RTLH) di Grobogan.

Pimpinan Cabang Bank Jateng Purwodadi, Siti Ulfa menuturkan, Pemkab Grobogan sebagai pemegang saham Bank Jateng telah mendapatkan banyak bantuan CSR Bank Jateng.

Lebih dari Rp 4,5 miliar bantuan CSR Bank Jateng mengalir untuk masyarakat Grobogan, baik di sektor pertanian berupa lebih dari 900 sumur pantek, sektor pendidikan, sektor usaha produktif dan untukk kegiatan sosial lainnya.

“Untuk bantuan RTLH kali ini diberikan kepada warga di Desa Genggangtani, Desa Penadaran, Desa Putat dan para veteran Kodim,” paparnya.

Terkait penyaluran KMJ-25, Ulfa menambahkan, sebelumnya telah dilakukan sosialisasi kepada para pedagang. Disamping itu, diketahui beberapa pedagang sebelumnya juga sudah menjadi nasabah KMJ-25.