Bank Jateng Bedah Rumah Veteran

AMBARAWA – Memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 109, Bank Jateng menggelontorkan Rp 92,245 juta untuk merenovasi dua rumah milik veteran di bilangan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Yaitu Rp 49,817 juta untuk merenovasi rumah di Kelurahan Panjang Kecamatan Ambarawa milik Soejono Hadiwijono (veteran pejuang) dan Rp 42,428 juta untuk rumah Martinah (janda veteran perjuang Sahir) di Kelurahan Baran Kecamatan Ambarawa.

Public Relations Bank Jateng, Vidya Ayunita menjelaskan, dua rumah milik veteran tersebut terbilang tidak layak huni. Karena itu, Bank Jateng memberi bantuan agar kesehatan, kesejahteraan dan kualitas hidup veteran dan janda veteran terjamin. “Kami memilih dua tempat itu berdasarkan rekomendasi dari Pemprov Jateng,” ucapnya di sela-sela peninjauan hasil bedah rumah, Senin (22/5). Peninjauan tersebut juga disisipi prosesi potong pita di depan rumah Martinah oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Martinah sendiri mengaku sebenarnya tidak membutuhkan bantuan. Dia sudah pasrah dan justru ingin memberi kontribusi untuk bangsa dan negara, bukannya merepotkan. “Tapi saya mengucapkan banyak terimakasih atas perhatian pemerintah, kami menerimanya. Meski sebenarnya kami tak berharap apa-apa,” ucapnya dalam bahasa Jawa.

Sebelum meninjau bedah rumah hasil bantuan Bank Jateng, Gubernur Ganjar menjadi inspektur upacara Peringatan Harkitnas tingkat provinsi yang dipusatkan di halaman Monumen Palagan Ambarawa. Padahal tahun-tahun sebelumnya, upacara selalu digelar di halaman kantor gubernur, Semarang.

Menurutnya, monumen Palagan Ambarawa punya nilai historis tinggi tentang perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan. Di Ambarawa juga ada makam pahlawan tersohor Dr Cipto Mangun Kusumo. “Banyak orang yang tidak tahu kalau makamnya di sini (Ambarawa). Makanya saya pilih tempat bersejarah ini untuk upacara. Semoga bisa menyemangati biar peringatan Harkitnas tidak gitu-gitu saja. Yuk kita isi dengan cara-cara lain,” bebernya. (amh/ric)