Aset Bank Jateng kedua tertinggi bank BUMD se Indonesia

Merdeka.com, Jawa Tengah – Bank Jateng menduduki peringkat kedua dengan nilai aset tertinggi dari 26 Bank BUMD yang ada di seluruh Indonesia. Hal itu disampaikan Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno dalam kegiatan malam apresiasi kinerja Bank Jateng 2016 di Kantor Utama Bank Jateng Jalan Pemuda Semarang pada Selasa (24/1) malam.

Aset Bank Jateng pada 2016 mencapai Rp51,5 triliun dan meningkat sekitar 1,68 kali dibandingkan jumlah aset pada 2013 yang hanya Rp30,7 triliun. Sedangkan pada tahun ini, Supriyatno mengatakan Bank Jateng mentargetkan asetnya bisa mencapai Rp60 triliun.

Ia mengatakan peningkatan tersebut juga didukung dana pihak ketiga yang naik 1,84 kali dan dengan penyaluran kredit meningkat 1,66 kali. “Termasuk laba usaha meningkat 1,39 kali yang kini mencapai Rp1,32 triliun,”ujarnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi terhadap pemimpin Jawa Tengah yakni Gubernur Ganjar Pranowo yang baru-baru ini mendapatkan penghargaan dari Presiden Joko Widodo sebagai pemangku kebijakan dengan wilayah terbaik penyaluran keuangan daerah.

Penghargaan kategori Penggerak Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Teladan 2016 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang diterima tersebut lantaran Ganjar dinilai nyata-nyata memiliki komitmen dan peran aktif dalam mengawali program TPKAD 2016, melalui pengembangan dan perluasan akses keuangan pada sektor prioritas. Utamanya yakni melalui penyaluran kredit dengan bunga rendah single digit pada masyarakat.

Penyaluran kredit tersebut melalui program Mitra Jateng 25 dan mitra 02 dengan suku bunga 7 persen pertahun dan kini sudah banyak di akses masyarakat luas di Jawa Tengah. Pada mitra 25, platform pinjaman bisa mencapai maksimal Rp25 juta tanpa agunan. Sedangkan mitra 02 dengan maksimal pinjaman Rp2 juta yang juga tanpa agunan. Peluncuran subure atau suku bunga rendah ini langsung mendapat respon positif dari masyakarat.

Pada kesempatan itu, Bank Jateng memberikan apresiasi kepada 56 nasabah dan karyawan dalam enam kategori. Berbagai kategori tersebut diantaranya yakni nasabah dengan kredit usaha produktif dan karyawan terbaik. Para karyawan yang mendapatkan penghargaan bukan hanya untuk yang memiliki jabatan tertentu yang tinggi, melainkan ada juga penghargaan untuk satpam terbaik, pesuruh terbaik dan juga pengemudi terbaik.